MENGENANG Monster Laut Kapal Selam KRI Nanggala 402, Armada Pemukul TNI AL yang Punya 14 Torpedo

KRI Nanggala 402 adalah kapal selam kedua dalam jenis kelas Cakra. Adapun kapal selama yang pertama adalah KRI Cakra-401.

Editor: Juang Naibaho
facebook
KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan laut Bali pada Rabu (21/4/2021) pagi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapal selam milik TNI Angkatan Laut KRI Nanggala 402 hilang kontak di laut Bali pada Rabu (21/4/2021) pagi.

Saat itu seluruh pihak berupaya maksimal mencari jejak kapal selam yang dijuluki Monster Laut tersebut.

Dalam upaya pencarian jejak KRI Nanggala 402, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan ada tumpahan minyak di posisi awal penyelaman Monster Laut.

Data yang dirilis TNI, Kapal Selam KRI Nanggala 402 membawa 53 orang, yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, kapal selam buatan Jerman tahun 1978 itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Diduga, KRI Nanggala berada di palung di kedalaman 700 meter laut Bali.

"Baru izin menyelam, setelah diberi clearance langsung hilang kontak," ujar Hadi dikutip dari Kompas.id, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Nasib Pemegang Rekor Wali Kota Termuda Se-Indonesia, Diperas 1,5 Miliar, Terancam Pakai Rompi Oranye

Baca juga: Viral Mengaku Nabi ke-26 Joseph Paul Zhang Tantang Siapa yang Berani Melaporkan Dirinya ke Polisi

Dalam upaya pencarian kapal selam tersebut, Indonesia kini telah meminta bantuan dua negara sahabat, yakni Singapura dan Australia.

Kedua negara tersebut diharapkan dapat membantu pencarian dengan menggunakan kapal penyelamat kapal selam.

Hadi pun mengharapkan KRI Nanggala 402 masih bisa ditemukan.

Rencananya, Panglima TNI akan melakukan peninjauan langsung pada Kamis (22/4/2021).

Nama 'Nanggala' yang disematkan dari kapal KRI Nanggala 402 tersebut diambil dari senjata pewayangan.

Kapal tersebut dibuat oleh pabrikan Howaldtswerke, Kiel, Jerman tahun 1979 tipe U-209/1300 dan memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter.

KRI Nanggala 402 ini merupakan satu dari dua kapal selam tua pabrikan Jerman itu.

Pengadaan kapal selam ini, pada 1981, diawali karena Indonesia tinggal memiliki satu kapal selam yang masih bisa menyelam, dari 12 kapal yang dimiliki.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved