Viral Medsos

Viral dr Kevin Marpaung, Dituding Lecehkan Ibu-ibu Hamil dan Kini Minta Maaf, Reaksi Ernest Prakasa

Aksi dokter muda, dr Kevin Samuel Marpaung di video TikTok menuai kecaman dari berbagai pihak.

Editor: AbdiTumanggor
TIKTOK
Dokter Kevin minta maaf kepada publi. 

dr Kevin mengaku ia tak bersikap bijaksana saat pembuatan video tersebut.

"Di mana di video tersebut saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack, dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan. Sekali lagi saya ingin meminta maaf, khususnya untuk kaum wanita," dia melanjutkan.

Ia lalu berjanji bahwa ke depannya akan lebih berhati-hati dalam membuat video konten.

"Dan berjanji akan lebih fokus ke video-video konten yang bersifat edukasi. Terimakasih." katanya.

Melihat ekspresi tenang dan santai dari dr Kevin, Ernest Prakasa makin geram.

Saat itu, Ernest Prakasa pun menyetujui aksi netizen yang meminta IDI ikatan Dokter Indonesia untuk mengeluarkan peringatan keras pada dr Kevin.

"Ini @PBIDI ga mau ngurusin anggotanya yang bang*at begini? Lo bang*at,"

Menurutnya, tindakan dr Kevin itu sudah melecehkan perempuan, khusunya ibu hamil.

Ditambah lagi, Ernest Prakasa menilai sang dokter muda itu sengaja buat konten yang mendatangkan viral.

"Kayanya ada batasan yang cukup jelas antara dokter yang jadi kreator konten sama dokter yang melecehkan / mengobjektivikasi pasiennya demi konten. Ini orang enggak banget si," tulis Ernest Prakasa sambil pasang wajah jijik.

SIP terancam dicabut

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) adalah salah satu pihak yang mengecam konten tersebut karena reka adegan dilakukan dengan memberikan candaan bernuansa seksual yang merendahkan perempuan.

Kompaks pun miminta mencabut SIP dan keanggotaan IDI dokter yang bersangkutan.

"Video ini melecehkan perempuan secara umum dan pasien perempuan yang membutuhkan layanan kesehatan secara khusus," kata Kompaks dalam pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, konten video tersebut juga dianggap telah melanggar Kode Etika Dokter Indonesia (KODEKI) dan pelanggaran sumpah dokter. Berikut pernyataannya:

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved