BERITA BARU Taman Mini Setelah Diambil Alih dari Keluarga Cendana Anak Soeharto, Dikelola BUMN

Kabar terkini terkait pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah setelah diambil alih dari keluarga mantan Presiden Soeharto

Editor: Salomo Tarigan
kompasiana
Taman Mini Indonesia Indah atau TMII 

T R IBUN-MEDAN.com - Kabar terkini terkait pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah setelah diambil alih dari keluarga mantan Presiden Soeharto

Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara berencana menyerahkan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno di Kantor Kemensetneg, Kamis, (8/4/2021).

Kekejaman KKB Papua, Guru Oktovianus Rayo (42) Tersungkur dan Tewas setelah Dua kali Ditembak

"Arahnya adalah ini akan ditunjuk nantinya kita meminta tolong salah satu BUMN pariwisata untuk mengelola TMII ini," kata Pratikno.

Dengan dikelola oleh BUMN, menurut Pratikno TMII berada ditangan yang tepat agar dapat memberikan kontribusi pada kas negara.

AKHIRNYA KPK Bicara soal Taman Mini Indonesia Dulunya Dikuasai Yayasan Harapan Kita Era Soeharto

"Jadi dikelola oleh orang yang profesional, lembaga yang profesional, dan harapannya akan jauh lebih baik dan memberikan kontribusi kepada keuangan negara," katanya.

Mantan Rektor UGM tersebut mengatakan bahwa  pengelolaan TMII tidak akan selamanya dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Pengelolaan TMII oleh Kemensetneg hanya pada masa transisi setelah lepas dari Yayasan Harapan Kita. 

"Sementara ini kita bentuk tim transisi namanya. transisi untuk pemindahan pengelolaan dari yayasan harapan kita ke kemensetneg, ceritanya begitu jadi tapi tidak berarti akan dikelola kemensetneg selamanya," pungkasnya.

SOSOK Tien Soeharto di Balik Penguasaan Taman Mini, Awal Yayasan Harapan Kita Keluarga Cendana

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang intinya menetapkan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg, sekaligus menandai berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita.

"Menurut keppres nomor 51 tahun 1977 TMII itu milik negara Republik indonesia, tercatat di Kementerian Sekretariat negara yang pengelolaannya ada diberikan kepada Yayasan Harapan Kita. Jadi Yayasan Harapan Kita ini sudah hampir 44 tahun mengelola milik negara ini, yang tercatat di Kementerian Sekretariat Negara," kata Mensesneg Pratikno dalam konferensi pers di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Rabu, (7/4/2021).

Yayasan Harapan Kita merupakan yayasan yang dicetuskan oleh istri Presiden ke-dua RI yakni Ibu Tien Soeharto

Hingga saat ini kelurga Cendana duduk di kursi kepengurusan Yayasan Tersebut.

Di antaranya yakni Bambang Trihatmodjo, Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Mba Tutut), dan Sigit Harjojudanto.

 TMII berada di kawasan strategis di Jakarta Timur, dengan luas 1.467.704 m2, beserta bangunan di atasnya. Berdasarkan perhitungan Kemensetneg bersama Kementerian Keuangan, valuasi TMII tahun 2018 sebesar Rp 20 triliun. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved