News Video
Letjen TNI Doni Monardo Buka Suara: Cuaca di NNT Sangat Membahayakan #PrayForNTT
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo langsung berangkat ke NNT untuk memimpin penanganan pasca-banjir bandang NTT, Senin (5/4/2021)
TRIBUN-MEDAN.COM - Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo langsung berangkat ke NNT untuk memimpin penanganan pasca-banjir bandang NTT, Senin (5/4/2021).
Trasnsit di Bandara Frans Seda Maumere, Doni Monardo memberikan penjelasan singkat kepada wartawan.
Doni mengakui evakuasi terhambat karena cuaca belum stabil.
"Kami sudah merencanakan terbang secepat mungkin namun tidak bisa, sangat membahayakan," ucap Doni Monardo.
Rombongan menunggu cuaca membaik agar bisa melanjutkan penerbangan ke Larantuka.
Jika jalur udara tak memungkinkan pihaknya akan menempuh jalur darat dari Maumere ke Larantuka dan selanjutnya ke Adonara.
Pernyataan lengkap Doni Monardo:
Baca juga: #PrayForNTT Suasana Duka di Sumba dan Flores, Puluhan Orang Tewas Tertimbun Longsor dan Banjir
Hari ini #PrayForNTT trending di twitter.
Banjir bandang terjadi di beberapa kecamatan.
Di kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (4/4/2021).
Informasi terkini, Senin (5/4/2021), banjir dan longsor telah mengakibatkan 55 rumah rusak di dua kecamatan itu.
Selain itu, 13 warga ditemukan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Sementara itu, di Flores Timur bencana banjir dan longsor juga terjadi pada Minggu.
Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Boli mengatakan, 63 warga di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ileboleng, Flores Timur, NTT, tewas tertimbun longsor.
Baca juga: INDONESIA Berduka, 63 Orang Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Flores Timur NTT, Ribuan Mengungsi
Baca juga: Pencarian dan Penggalian 63 Korban Tewas Akibat Banjir Bandang dan Longsor di NTT Terus Dilakukan
Turut serta dalam rombongan Doni Monardo dan BNPB di antaranya Wakil Gubernur NTT Josep Nae Soi, Anggota DPD RI Yorrys Raweyai dan Angelius Wake Koko.