Kedok Bisnis Lendir Terbongkar, Terapis Wanita Digerebek Lagi Berhubungan Intim, Rp 150 Sekali Main

Pasalnya saat digerebek ditemukan seorang terapis wanita sedang berhubungan badan dengan pria pengunjung spa tersebut. 

Ist
Ilustrasi terapis wanita - Kedok Bisnis Lendir Terbongkar, Terapis Wanita Digerebek Lagi Berhubungan Intim, Rp 150 Sekali Main 

TRIBUN-MEDAN.com - Berbagai cara dilakukan oleh pelaku untuk menutupi kedok bisnis lendir alias prostitusi agar tak ketahuan.

Kali ini sebuah layanan SPA yang berada di kawasan wisata Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat digrebek oleh polisi.

Dalam penggrebekan tersebut hasilnya cukup mengagetkan aparat kepolisian.

Pasalnya saat digerebek ditemukan seorang terapis wanita sedang berhubungan badan dengan pria pengunjung spa tersebut. 

Baca juga: Muncul Curhat Sila Hasian, Anak Gadis Hotma Sitompul Rela Diusir: Sudah Lama Aku Berdiam Diri

Keduanya yang sedang asik berhubungan intim itupun kemudian diamankan aparat kepolisian.

Selain itu polisi juga menemukan barang bukti berupa alat kontrasepsi serta spray bekas digunakan oleh pelaku.

Muncikari Tersangka Utama

Bisnis haram di balik gemerlap pariwisata ini kembali terkuak setelah Tim Puma Polres Lombok Barat, Polda NTB melakukan penggerebekan, Senin (29/3/2021).

Seorang muncikari dan pasangan lelaki hidung belang beserta teman wanitanya diciduk malam itu.

Baca juga: KISAH NYATA - Cerita BN (20) Awal Mula Terjun ke Prostitusi Online, Bingung saat Pertama Dapat Tamu

Tempat SPA di kawasan Batu Layar Lombok Barat, digerebek oleh Tim Puma Polres Lombok Barat karena diketahui melayani praktek prositusi, Senin (29/3/2021).
Tempat SPA di kawasan Batu Layar Lombok Barat, digerebek oleh Tim Puma Polres Lombok Barat karena diketahui melayani praktek prositusi, Senin (29/3/2021). (Dok Polres Lombok Barat)

Kepolisian pun telah menetapkan sang muncikari sebagai tersangka utama.

“Terduga pelaku seorang perempuan muncikari berinisial IR (46), warga Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, melalui Kasubbag Humas AKP Agus Pujianto, Kamis (1/4/2021).

Pasang Tarif Beda

Agus Pujianto menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi dari masyarakat.

Ada satu Spa di Batu Layar, menyediakan pijat plus-plus.

“IR, selaku pengelola Spa, menarik tarif berbeda sesuai layanan yang diinginkan pengunjung, sehingga setiap tamu yang datang bisa melakukan perbuatan asusila,” terangnya.

Sumber: Tribun Mataram
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved