Akhirnya Tim Pencarian Pesawat Sriwijaya Air Temukan Black Box, Menteri Ucap Syukur: Alhamdulillah

Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi mengatakan, tim gabungan pencarian pesawat Sriwijaya Air Penerbangan SJ-182 telah menemukan black box.

Tribun Medan/Royandi
Menteri Perhubungan, Budi Karya Samadi saat memantau pembangunan rel kereta api Kuala Tanjung-Kek Sei Mangke, Jumat (24/11/2017) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi mengatakan, tim gabungan pencarian pesawat Sriwijaya Air Penerbangan SJ-182 telah menemukan black box. 

Black box itu berisi cockpit voice sehingga Budi Karya Samadi menyampaikan rasa syukur atas penemuan itu. Hal ini disampaikan di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/3/2021). 

"Apa yang kita temukan hari ini puji syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa," kata Budi Karya.

Baca juga: Akhirnya Kebahagiaan Zaskia Sungkar dan Irwansyah Lengkap, Mereka Punya Momongan, Begini Romantisnya

Baca juga: 10 Tahun Menanti Anak Akhirnya Terwujud, Zaskia Sungkar Ikut Gaya Melahirkan Bule Agar Tetap Kece

Baca juga: INILAH Artis yang Mengaku Sultan Ancol, Bukan Hotman Paris, Bukan Melaney Ricardo, Berikut Sosoknya

Bahas rencana revitalisasi Terminal Terpadu Amplas (TTA) Kota Medan menjadi terminal tipe A, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kunjungi Terminal Terpadu Amplas, Sabtu sore (4/1/2020).
Bahas rencana revitalisasi Terminal Terpadu Amplas (TTA) Kota Medan menjadi terminal tipe A, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kunjungi Terminal Terpadu Amplas, Sabtu sore (4/1/2020). (DOK. Humas Pemkot Medan)

Ia menambahkan, penemuan black boc CVR ini merupakan upaya untuk mendapatkan data-data yang lebih baik lagi mengenai jatuhnya pesawat

Menurutnya, setelah penemuan flight data recorder (FDR) beberapa waktu lalu, belum lengkap jika tak ada pelengkapan data dari CVR.

"Oleh karenanya, kita memang lakukan dengan sistematis dan Alhamdulillah semalam pukul 20.00 ditemukan di tempat yang tidak jatuh dari ditemukannya FDR," jelasnya.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari 6 kru pesawat, 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Harapan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)

Budi Karya Samadi menyampaikan, penemuan Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman percakapan pilot pesawat itu di perairan Kepulauan Seribu pada Selasa (30/3/2021) malam sekira pukul 20.00 WIB. 

"Semalam jam 20.00 WIB ditemukan CVR dari tempat tak jauh dari penemuan FDR," jelas Menhub Budi dalam konferensi pers di Terminal JICT, Rabu (31/3/2021).

Menhub sangat bersyukur dengan adanya penemuan CVR ini.

Diharapkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dapat segera melakukan investigasi dan mendapatkan penyebab pasti jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Kita sangat bersyukur dengan temuan itu. Apa yang ditemukan itu adalah upaya untuk mendapatkan data-data yang lebih baik," ucapnya.

Baca juga: Ternyata Bambang Pamungkas Menikah Lagi, Istrinya Dua, Kini Diperkarakan Istrinya ke Meja Hijau

Baca juga: Saking Rindunya Sampai Naik ke Atas Meja, Viral Istri Selingkuh di Dapur, Suami Mendadak Pulang

Baca juga: Wabup Deli Serdang Harap Prioritas RPKD 2022 Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Teddy Pardiyana Buat Keributan Lagi, Meminta Uang Rp 500 Juta, Beri Alasan yang Buat Geleng Kepala

Seperti diketahui sebelumnya, pada tanggal 9 Januari 2021, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved