TERBARU Temuan Seragam FPI dalam Penggeledahan Terduga Teroris, BNPT Singgung Keterkaitan Oknum FPI

detasemen khusus 88 Antiteror Polri menemukan poster Habib Rizieq dan seragam Front Pembela Islam (FPI)

Editor: Salomo Tarigan
Capture Kompas TV
Temuan Seragam FPI dalam Penggeledahan di rumah terduga teroris jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD 

T R IBUN-MEDAN.com - Tim detasemen khusus 88 Antiteror Polri menemukan poster Habib Rizieq dan seragam Front Pembela Islam (FPI) saat melakukan penggeledahan terduga teroris di Jakarta-Bekasi, Senin (29/3/2021)

Direktur Penegakan Hukum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Eddy Hartono mengonfirmasi temuan atribut ormas Front Pembela Islam (FPI) di rumah terduga teroris.

Saat itu, polisi melakukan pengembangan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

HP BARU Realme 8 Pro Kamera 108MP Desain Tipis Ringan| Spesifikasi Lengkap Realme 8 Pro

Diketahui dalam penggeledahan di sebuah rumah di Condet, Jakarta Timur, Densus 88 menemukan barang bukti berupa bahan peledak, senjata tajam, dan atribut FPI yang kini keberadaannya sudah dilarang.

"Memang hasil pengembangan di wilayah Bekasi dan Condet, hasil pengejaran oleh aparat penegak hukum, di samping tadi ditemukannya barang peledak, juga beberapa identitas dari organisasi yang dilarang," ungkap Eddy Hartono.

Ia menyinggung penangkapan yang dilakukan Densus 88 pada awal tahun 2021 di Makassar.

Saat itu ditemukan sejumlah anggota kelompok teroris memiliki keterkaitan dengan FPI.

Baca juga: POSTER HABIB RIZIEQ, Seragam FPI Jadi Barang Bukti Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Metro Bicara

Hal itu dibuktikan dari berbagai atribut yang mereka miliki saat ditangkap.

Diketahui kemudian organisasi FPI dilarang karena tidak lagi berizin.

"Dari 24 tersangka (teroris) yang dilakukan penangkapan Densus 88 Januari 2021, 18 berlatar belakang FPI," kata Eddy.

"Sehingga ditemukan beberapa atribut (FPI) yang memang sudah dilarang sesuai dengan SKB 6 Menteri," ungkapnya.

Ia menegaskan pernyataan itu sesuai dengan fakta yang ditemukan di lapangan, yakni ada oknum anggota FPI yang terjun ke dalam aksi teror.

Baca juga: HP BARU Realme 8 Pro Kamera 108MP Desain Tipis Ringan| Spesifikasi Lengkap Realme 8 Pro

Mereka kemudian masuk dalam jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar.

Selanjutnya, Eddy menambahkan, pihak kepolisian masih menyelidiki temuan tersebut.

"Ini juga menjadi fakta empiris bahwa beberapa anggota yang bagian dari FPI terlibat di dalam tindak pidana terorisme," papar Eddy.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved