Awalnya Minum Tuak Bersama, Sopir Angkot Tikami Tubuh Temannya Sembilan Kali, Berikut Kronologisnya
Seorang sopir angkot tewas dihabisi oleh rekannya sendiri selepas minum tuak di warung. Korban mengalami luka tusukan di sekujur tubuh
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Gading Wijaya Manurung (53) dan Abadi Berutu alias Buyung (45) adalah sesama sopir angkutan kota (angkot) yang biasa mangkal di Kecamatan Medan Denai.
Pada Sabtu (20/3/2021) jelang tengah malam itu, Gading Wijaya Manurung dan Abadi Berutu alias Buyung bertemu di warung tuak kawasan Perumnas Mandala.
Keduanya menenggak tuak bersama hingga diduga mabuk.
Dalam kondisi mabuk tuak itu, keduanya terlibat cekcok dan adu mulut.
Baca juga: Seorang Ojek Online Tewas Ditikam di Binjai, Sepeda Motornya Ditinggalkan Pelaku
Selanjutnya, Abadi Berutu alias Buyung pergi meninggalkan lokasi.
Dia pulang ke rumahnya di kawasan Perumnas Mandala, lalu balik lagi mencari Gading Wijaya Manurung.
Saat berada di Jalan Garuda Raya, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai, Abadi Berutu alias Buyung bertemu dengan Gading Wijaya Manurung.
Tanpa basa-basi, pelaku menghujamkan pisau ke tubuh Gading Wijaya Manurung.
Baca juga: Janda yang Hamil Tujuh Bulan Ditikami di Hadapan Anaknya, Pelaku Akhirnya Ditangkap
Sontak, Gading Wijaya Manurung roboh bersimbah darah.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian membawanya ke Rumah Sakit Muhammadiyah di kawasan Tegal Sari Mandala (TSM).
Karena mengalami sembilan luka tusuk, korban yang merupakan warga Jalan Pertiwi Baru, Kecamatan Medan Tembung itu akhirnya meninggal dunia.
"Pelaku kami amankan pada Minggu (21/3/2021) kemarin. Sekarang masih dalam pemeriksaan," kata Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu, Senin (22/3/2021).
Ditanya dimana pelaku diamankan, Jan Piter tidak menjelaskannya lebih lanjut.
Baca juga: Keji! Derita Tumor Otak dan tak Sembuh, Pria Ini Tikam Istrinya Hingga Tewas, Akui Muak Merawatnya
"Masih kami periksa," katanya.
Sebelumnya, anak korban, Lala Manurung mengatakan bahwa ayahnya pergi dari rumah pamit untuk mencari penumpang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korban-tewas-ditikam-usai-terjadi-cekcok.jpg)