Malu Kakaknya Kabur dengan Pacar, Gadis Ini dan Ibunya Putuskan Bunuh Diri, Takut tak Bisa Menikah

Seorang ibu dan anak perempuannya memutuskan bunuh diri setelah salah satu anak perempuannya melarikan diri bersama kekasihnya.

Editor: Liska Rahayu
Freepik
Ilustrasi bunuh diri. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang ibu dan anak perempuannya memutuskan bunuh diri setelah salah satu anak perempuannya melarikan diri bersama kekasihnya.

Setelah gadis itu kabur bersama kekasihnya, sang adik yang berusia 17 tahun dan ibunya yang berusia 52 tahun memutuskan bunuh diri karena takut akan terpengaruh oleh reputasinya.

Beruntung sang ibu hanya meminum sedikit obat, sehingga nyawanya masih bisa diselamatkan.

Menurut Times of India, insiden memilukan itu terjadi di desa Tadasa, di Distrik Haveri, negara bagian selatan Karnataka, India.

Gadis muda Shweta Yattinamani, 17 tahun, memutuskan untuk minum insektisida setelah saudara perempuannya yang bernama Anita melarikan diri dengan kekasihnya.

Alasan Shweta ingin bunuh diri adalah karena dia takut pelarian saudara perempuannya akan meninggalkan aib bagi keluarga, memengaruhi reputasi semua orang, sehingga dia tidak bisa menikah.

Setelah mengetahui tentang kematian putrinya, ibu Shweta, Manjavva, 52 tahun, terlalu sedih dan putus asa.

Manjavva kemudian meminum racun yang tertinggal di botol pestisida dan pingsan.

Saat ibu dan putrinya bunuh diri, ayah mereka, Mallappa Yattinamani, tidak ada di rumah.

Untungnya beberapa tetangga menemukan dan membawa Manjavva ke ruang gawat darurat.

Ilustrasi bunuh diri.
Ilustrasi bunuh diri. (eva.vn)

Wanita berusia 52 tahun itu kini telah diselamatkan dan sedang dalam masa pemulihan di Institut Ilmu Kedokteran Karnataka.

Sayangnya, putrinya Shweta, meninggal karena meminum racun dalam jumlah besar dan ditemukan terlambat.

Kepada media lokal, seorang kenalan keluarga bernama Dileep mengatakan, “mereka memiliki empat anak perempuan, dua di antaranya sudah menikah dan memiliki keluarga yang stabil.

Mallappa dan Manjavva sama-sama menginginkan anak perempuan mereka menikah dengan pasangan yang layak,

“Ketika pasangan itu mencari pengantin pria yang tepat untuk Anita, putrinya jatuh cinta dengan seorang tetangga  bernama Mahesh, seorang yatim piatu, kemudian melarikan diri bersama karena  mengetahui bahwa dia tidak akan disetujui.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved