News Video

AKHIRNYA GENG MOTOR Anggar Jago Ditangkap Polisi, Ketua Geng Ternyata Satpam Pabrik di Serang

Ketua geng motor All Star Serang Timur berinsial Ag (27) diamankan polisi bersama sembilan rekannya usai melakukan aksi konvoi.

Editor: M.Andimaz Kahfi

AKHIRNYA GENG MOTOR Anggar Jago Ditangkap Polisi, Ketua Geng Ternyata Satpam Pabrik di Serang

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua geng motor All Star Serang Timur berinsial Ag (27) diamankan polisi bersama sembilan rekannya usai melakukan aksi konvoi dengan tujuan mencari musuhnya untuk balas dendam.

Ag yang bekerja sebagai petugas keamanan pabrik itu merupakan orang yang merekam video 22 detik yang viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan Ag berteriak menyemangati teman-teman untuk mencari kelompok lainnya.

Teriakan tersebut direspons oleh puluhan rekannya dengan berteriak dan mengacungkan berbagai jenis senjata tajam dari celurit hingga golok bergerigi.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, Ag merupakan ketua geng yang menghasut dan mengajak anggotanya untuk melakukan aksi balas dendam.

Baca juga: RAUT WAJAH SEDIH Nenek Usia 92 Tahun Gagal Vaksinasi Covid19, Ternyata Penyebabnya Gara-gara Ini?

Ag mengajak kepada anggota lainnya untuk berkumpul pada Sabtu (6/3/2021) pukul 01.00 WIB melalui grup WhatsApp.

"Ag adalah ketua kelompok All Star Serang Timur, dia juga petugas sekuriti salah satu perusahaan di wilayah Serang," ujar Martri kepada wartawan.

DPO kasus penganiayaan

Berdasarkan pemeriksaan, kata Martri, Ag diketahui merupakan buronan kasus penganiayaan yang terjadi pada bulan Januari 2021.

"Kebetulan juga yang bersangkutan juga DPO kasus 170 (penganiayaan) dua bulan lalu, korbannya ada. Baru diamankan dua orang," kata Martri.

Baca juga: LAWAN CORONA Ratusan Lansia Vaksinasi Covid19 di Adam Malik, Ada Pakai Tongkat Hingga Kursi Roda

Saat ini, Tim Resmob Gabungan dari Polda Banten, Polres Serang Kota dan Polres Serang masih memburu 26 orang yang ada di video itu dan semuanya sudah teridentifikasi.

Namun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah mencapai 50 orang.

Sebab ada sekitar 100 orang yang ikut aksi konvoi.

"Mereka diduga terlibat di dalam aksi konvoi atau arak arakan dengan membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat," ujarnya.

Ingin balas dendam

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Martri Sonny mengatakan bahwa tujuan aksi konvoi geng motor All Star Serang Timur diduga untuk balas dendam.

Baca juga: Detik-detik Tabrakan Mengerikan BMW Vs Honda Jazz di Cipete, Dua Sepeda Motor Ikut Tersenggol

Sekitar 100 orang menggunakan sepeda motor melakukan konvoi sambil mengacungkan senjata tajam.

"Niatnya mencari dan melakukan balas dendam kepada geng motor lainnya," ujar Martri kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Menurut Matri, balas dendam dilatarbelakangi salah satu anggota geng motor All Star yang dianiaya oleh geng motor lainnya pada Januari 2021 lalu.

"Yang mana sekitar dua bulan yang lalu, karena ada dari kelompoknya yang dianiaya atau dibacok oleh kelompok lainnya," kata Martri.

Sebagai balasan, AG selaku ketua geng motor All Star Serang Timur menghasut dan mengajak  anggota lainnya untuk melakukan aksi balas dendam.

Baca juga: KISRUH PARTAI DEMOKRAT, Jhoni Allen Sebut KLB Untuk Mengembalikan Hakikat Partai Yang Demokratis

Pesan ajakan itu disampaikan melalui grup WhatsApp.

Kemudian pada Sabtu (6/3/2021), pukul 01.00 WIB, mereka berkumpul di wilayah Kemang, Kota Serang, untuk mencari kelompok lainnya.

"Mereka bergerak ke SMPN 16 Kota Serang, sudah bertemu dengan beberapa geng motor, ada lima geng motor bergabung. Kemudian menuju daerah Kilasah, Kasemen, lanjut ke Trondol," ujar Martri.

Titik akhir mereka melakukan aksi di lampu merah Ciceri, Kota Serang, untuk memblokade jalan. Para anggota geng motor memamerkan senjata tajam yang dibawa.

"Terakhir di seputaran traffic light Ciceri, mereka mengacungkan senjata. Mareka tidak ketemu, akhirnya mereka pulang dan membubarkan diri," kata Matri.

Baca juga: Kebakaran Melanda Pusat Pasar Kotapinang, Belasan Ruko Ludes Dilalap Sijago Merah, Begini Kondisinya

Martri memastikan, dari aksi geng motor tersebut tidak ada laporan soal korban.

"Tidak ada (korban) sampai sejauh ini. Kita tidak mendapatkan laporan ada korban luka," kata dia.

Saat ini, polisi menangkap 10 orang yang ikut melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam.

Ada 26 orang sudah teridentifikasi dan masih diburu polisi.

10 Anggota Geng Motor di Serang Ditangkap

Polisi menangkap 10 orang anggota geng motor All Star Serang Timur, Banten.

Baca juga: Ratapan Dita Melihat Anak Semata Wayang Tenggelam di Danau Toba, Tak Percaya Sang Anak Sudah Tiada

Mereka diduga ikut aksi konvoi dan memblokade jalan untuk memamerkan senjata tajam di lampu merah Ciceri, Kota Serang, Sabtu (6/3/2021), sekitar pukul 03.00 WIB.

"Kami telah berhasil mengamankan 10 orang kelompok geng motor hasil pengembangan dari aksi mereka yang viral di media sosial," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Martri Sonny kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Martri menyebutkan, 10 orang yang ditangkap di lokasi berbeda yakni EK, MR, AB, AA, IS, GI, FH, AG, NH, dan RD.

Saat ini, tim gabungan dari Polda Banten, Polres Serang Kota, Polres Serang masih melakukan pengejaran terhadap 26 orang yang berhasil diidentifikasi.

Namun, menurut Martri, tidak menutup kemungkinan jumlah yang terlibat mencapai 50 orang.

Baca juga: TERUNGKAP Sosok Mayat yang Ditemukan di Jurang Kabupaten Karo, Warga Langkat yang Diculik

"Kita melihat sekelompok geng motor, sekitar 100 orang dengan menggunakan sepeda motor, yang masing masing berboncengan. Ada bonceng dua, ada yang bonceng tiga sambil mengancungkan senjata tajam," ujar Martri.

Dari tangan remaja yang ditangkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 7  senjata tajam jenis celurit, golok besar bergerigi dan empat unit ponsel.

"Ini menjadi kebisasan setiap beraksi, mereka sudah spontan membwa (senjata tajam)," kata Martri.

Sampai saat ini, polisi masih belum menetapkan mereka sebagai tersangka, karena masih proses pemeriksaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Ketua Geng Motor yang Konvoi dan Pamer Senjata Ternyata Satpam Pabrik"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved