News Video
AKHIRNYA GENG MOTOR Anggar Jago Ditangkap Polisi, Ketua Geng Ternyata Satpam Pabrik di Serang
Ketua geng motor All Star Serang Timur berinsial Ag (27) diamankan polisi bersama sembilan rekannya usai melakukan aksi konvoi.
Ada 26 orang sudah teridentifikasi dan masih diburu polisi.
10 Anggota Geng Motor di Serang Ditangkap
Polisi menangkap 10 orang anggota geng motor All Star Serang Timur, Banten.
Baca juga: Ratapan Dita Melihat Anak Semata Wayang Tenggelam di Danau Toba, Tak Percaya Sang Anak Sudah Tiada
Mereka diduga ikut aksi konvoi dan memblokade jalan untuk memamerkan senjata tajam di lampu merah Ciceri, Kota Serang, Sabtu (6/3/2021), sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kami telah berhasil mengamankan 10 orang kelompok geng motor hasil pengembangan dari aksi mereka yang viral di media sosial," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Martri Sonny kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).
Martri menyebutkan, 10 orang yang ditangkap di lokasi berbeda yakni EK, MR, AB, AA, IS, GI, FH, AG, NH, dan RD.
Saat ini, tim gabungan dari Polda Banten, Polres Serang Kota, Polres Serang masih melakukan pengejaran terhadap 26 orang yang berhasil diidentifikasi.
Namun, menurut Martri, tidak menutup kemungkinan jumlah yang terlibat mencapai 50 orang.
Baca juga: TERUNGKAP Sosok Mayat yang Ditemukan di Jurang Kabupaten Karo, Warga Langkat yang Diculik
"Kita melihat sekelompok geng motor, sekitar 100 orang dengan menggunakan sepeda motor, yang masing masing berboncengan. Ada bonceng dua, ada yang bonceng tiga sambil mengancungkan senjata tajam," ujar Martri.
Dari tangan remaja yang ditangkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 senjata tajam jenis celurit, golok besar bergerigi dan empat unit ponsel.
"Ini menjadi kebisasan setiap beraksi, mereka sudah spontan membwa (senjata tajam)," kata Martri.
Sampai saat ini, polisi masih belum menetapkan mereka sebagai tersangka, karena masih proses pemeriksaan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Ketua Geng Motor yang Konvoi dan Pamer Senjata Ternyata Satpam Pabrik"