BERITA MOELDOKO Hari Ini - KOMBATAN Minta Moeldoko Dicopot dari KSP akibat Kisruh Demokrat

Kisruh yang terjadi di partai demokrat dikhawatirkan akan menggerus popularitas Jokowi. KOMBATAN minta Moeldoko dicopot

Editor: Salomo Tarigan
tribunnews
BERITA MOELDOKO Hari Ini - KOMBATAN Minta Moeldoko Dicopot dari KSP akibat Kisruh Demokrat. Foto kolase Jokowi (kiri) dan Moeldoko 

TRIBUN-MEDAN.com- Dewan Pimpinan Nasional Komunitas Banteng Asli Nusantara (DPN KOMBATAN) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Moeldoko dari posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).  

Permintaan tersebut seiring kisruh yang terjadi di Partai Demokrat setelah Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit - Deli Serdang menetapkan Moeldoko menjadi Ketua Umum menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua Umum KOMBATAN Budi Mulyawan menyebut Pemerintahan Presiden Jokowi berpotensi terseret persoalan Partai Demokrat secara menyeluruh.

Hal itu dikarenakan Moeldoko masih mengemban jabatan KSP.

Baca juga: BERLATAR Foto Istri dan Ibunya, SBY Mohon Ampun ke Tuhan Usai Moeldoko Kudeta AHY di KLB Deliserdang

Baca juga: BERITA DEMOKRAT HARI INI Andi Mallarangeng Singgung Mega Digusur PDI Soerjadi, AHY Dijatuhkan di KLB

"Pada akhirnya kisruh ini berpotensi menyeret pemerintahan Jokowi secara keseluruhan, yang intinya Pemerintahan Jokowi akan terseret-seret masalah yang sebenarnya bukan "Perang mereka,"" ucap Budi Mulyawan dalam keterangannya, Minggu (7/3/2021).

"Karena jabatan Moeldoko sebagai Kepala KSP melekat dengan dirinya saat ini," imbuh Budi Mulyawan.

Baca juga: Sebelum Moeldoko, Gatot Nurmantyo Pernah Ditawari Ketua Umum Partai Demokrat, Gatot Ingat Jasa SBY

Budi mengatakan, bila pemerintahan terseret-seret kisruh Partai Demokrat, tidak menutup kemungkinan ritme kerja akan sangat terganggu. 

"Hal itu sudah hampir dapat dipastikan bakal mengganggu kinerja dan ritme Pemerintah dalam mengatasi masalah krusial yang sedang dihadapi saat ini," ujar Budi.

ALASAN YOUTUBE Blokir 5 Saluran YouTube Milik Junta Militer Myanmar, Setelah 38 Warga Sipil Tewas

Atas dasar itu KOMBATAN meminta Presiden Jokowi segera mencopot Moeldoko dari posisi Kepala Staf Kepresidenan. 

"Dalam rangka memastikan terwujudnya Visi dan Misi Presiden Jokowi, meminta atau merekomendasi kepada Presiden Jokowi untuk Mencopot Jabatan Kepala KSP yang diemban oleh Moeldoko," tegas Budi Mulyawan.

Alasan lain Moeldoko harus dicopot yakni sepak terjang politiknya yang dinilai telah menyimpang jauh dari visi dan misi presiden. 

Aksi Moeldoko mengkudeta AHY dari Partai Demokrat, lanjut Budi Mulyawan, telah merong-rong kewibawaan Presiden Jokowi.

"Kewibawaan Presiden Jokowi sedang dirong-rong. Moeldoko secara sistematis dan masif sedang membangun kekuatan politik pribadinya dalam agenda 2024 dengan memanfaatkan segenap kewenangan yang dimiliki sebagai Kepala KSP," pungkas dia.

Ditawati Jadi Ketum Partai Demokrat, Gatot Ingat Jasa SBY

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengklaim soal dirinya yang pernah ditawari untuk naik sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved