Kisah Gadis Diculik saat Pulang Sekolah, Dirudapaksa dan Dibunuh Sadis, Ini Foto Empat Pelakunya
Gadis ini diculik selepas pulang sekolah. Penyiksaan tiada henti ia alami selepas dirudapaksa. Sungguh keji. Ini foto 4 pelakunya.
TRIBUN-MEDAN.com - Barangkali nasib yang dialami gadis satu ini merupakan bentuk amoralitas paling keji yang pernah ada.
Perlakuan tak manusiawi dari para pelaku rudapaksa atas dirinya sungguh membuat kemanusiaan bergidik ngeri.
Derita tiada henti harus dirasakan oleh gadis belia nan rupawan ini.
Ia diculik lalu disekap lebih dari sebulan, tepatnya 44 hari lamanya.
Itu baru permulaan yang mesti ia rasakan. Sebab para pelaku secara sadis menghabisi nyawanya selepas merudapaksanya.
Kisah tragis ini mesti dialami Junko Furuta, gadis yang merupakan warga negara Jepang.
Napak tilas kisah bermula saat Junko Furuta diculik oleh empat pria saat dia berjalan pulang dari sekolah pada 25 November 1988.
Furuta disekap selama 44 hari, dirudapaksa dan disiksa.
• Korea Utara Dapat Uang 4,4 Triliun lewat Cara Kotor demi Bangun Nuklir, PBB Berang dan Beri Laporan
Dia mengalami siksaan yang paling sadis sebelum dibunuh.
Para penculiknya menyulut rokok ke tubuhnya, memukulinya dengan tongkat dan memaksanya minum air kencingnya sendiri.
SUMATERA Utara Berkabung, Dua Wali Kota Terpilih Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Profil Dua Figur
Furuta dipaksa makan kecoak dan hanya minum urin selama disekap.
Saat disekap selama 44 hari, Furuta dirudapaksa beberapa kali setiap hari oleh para penculiknya.
Dua minggu setelah dia diculik, Furuta sebenarnya berhasil mendapat telepon untuk menghubungi polisi.
Namun, sungguh malang nasibnya, Furuta tertangkap sebelum sempat menelepon polisi.
China, Rusia dan Iran Latihan Gabungan AL Pertama Kali, Tak Mau Kalah dengan AS dan Sekutunya
Sebenarnya, salah satu orangtua penculik menyadari Furuta diculik dan bahkan Furuta juga bukan salah satu pacar dari penculik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bocah-dirudapaksa.jpg)