Update Pilkada Sumut 2020

Profil Radiapoh Sinaga, Pengusaha Sukses Berharta Rp 11 Miliar, Hampir Menyerah karena Malaria

Radiapoh merupakan putra asli kelahiran Tigarunggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 18 Juni 1968.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
RADIAPOH Hasiholan Sinaga saat menanti hasi quick count Pilkada Simalungun di kediamannya Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (4/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) keluar sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Simalungun Tahun 2020 versi hitung cepat.

Sebelum namanya mencuat sebagai calon bupati, ia dikenal sebagai pengusaha sukses di Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan Kalimantan.

Radiapoh merupakan putra asli kelahiran Tigarunggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 18 Juni 1968.

Radiapoh kecil merupakan anak keluarga petani pasangan St. Jahisar Sinaga (gelar Raja Angin) dan Almarhumah Korlina Br Saragih.

RHS menempuh pendidikan di SD Negeri 01 Tigarunggu, SMP Negeri Tigarunggu dan Sekolah Menengah Teknologi Pertanian (SMTP) di Pamatang Raya dan lulus pada tahun 1988.

Menyudahi pendidikan di SMTP Pematang Raya,  Radiapoh sempat bertani sambil mencari-cari pekerjaan. 

Dirinya sempat bekerja di peternakan ikan deras di Haranggaol, milik DR. Wimson F Purba, seorang pejabat kantor perwakilan PBB di Indonesia.

Tak berhenti di situ, Radiapoh muda juga sempat merantau ke Riau. Di provinsi ini pula, nasib malang masih dirasakan RHS yang hidup luntang-lantung, makan terancam dan tidur di gudang kosong atau emperan toko.

Radiapoh sempat bekerja dengan para perantau lainnya, membuka lahan perkebunan. Selama bekerja di hutan, RHS terserang penyakit Malaria Tropica akut, sehingga RHS hampir menyerah dengan kondisi tubuhnya yang melemah.

Baca juga: Pasangan Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi (RHS-ZW) Unggul di Pilkada Simalungun

Atas saran teman-temannya, Radiapoh pun terpaksa pulang kampung ke Tigarunggu. Selama di kampung ini RHS menjalani perawatan hingga pulih dari sakit yang dideritanya.

Pada tahun 1990, Radiapoh mengajukan lamaran ke perusahaan milik DL Sitorus, PT. Torgamba dan diterima di bagian koperasi simpan pinjam, sekaligus sebagai pekerja di perusahan sawit tersebut. Ini menjadi titik mula Radiapoh belajar mengenal bisnis.

Sembilan tahun berselang, RHS berhenti berbisnis dan mendirikan usaha pertamanya, yaitu koperasi simpan pinjam kecil-kecilan di tempatnya yang baru, yakni Tanjung Pinang di Pulau Bintan, Provinsi Riau (Kepri).

Pelan tapi pasti, usaha yang dijalankannya dengan ketekunan dan kerja keras itupun akhirnya membuahkan hasil dan berkembang pesat. Bisnis RHS pun berkembang ke perkebunan sampai properti.

Radiapoh memiliki istri, Ratnawati Br. Sidabutar, yang dinikahinya pada tahun 1993. Bersama Boru Sidabutar itu, ia dikaruniai tiga anak perempuan dan seorang laki-laki.

Baca juga: Menang Pilkada Versi Hitung Cepat, Radiapoh Sinaga sampai Terheran-heran Selisih Suara Mencapai 15%

Pencalonan Sebagai Bupati Simalungun

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved