Ini Alasannya Kenapa Malaysia Punya Peluang Kebangkrutan Lebih Besar Ketimbang Indonesia
Dalam laporan keuangan negara pada 20 Juli 2020 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara soal utang negara.
Beberapa di antaranya yakni untuk membangun fasilitas umum serta untuk membantu masyarakat.
"Untuk apa sih (bayar pajak)? Untuk negara kita, bukan untuk Ibu Sri Mulyani, untuk negara kita. Untuk bayar sekolah, membangun jalan, listrik, telepon, internet, butuh pembiayaan luar biasa," jelas Sri Mulyani.
Baca juga: Dua Bulan Buruh PT. Baja Agung Kharisma Utama, Dirikan Tenda Didepan Gerbang Perusahaan
Untuk diketahui, pos penerimaan pajak Youtuber tercatat dalam penerimaan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi (OP).
Baca juga: JARANG DIKETAHUI Bahaya Konsumsi Vitamin D Berlebihan, Bisa Tulang Keropos dan Gagal Ginjal
Berdasarkan data terakhir, realisasi PPh OP sepanjang Januari hingga Oktober 2020 tercatat mencapai Rp 10 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 1,18 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Realisasi PPh OP tersebut lebih baik dibanding penerimaan pajak karyawan atau PPh 21 yang justru mengalami kontraksi sebesar 4,58 persen di tengah pandemi.
Sebab, hingga Oktober 2020, tercatat realisasi PPh 21 tercatat mencapai Rp 115,71 triliun.
Dikutip dari kompas.
Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, PGN Jaga Kinerja di Triwulan III Tahun 2020
Baca juga: KETUA KPK Firli Respons Pernyataan Luhut Panjaitan Pemeriksaan Kasus Edhy Prabowo Jangan Berlebihan
MENKEU Sri Mulyani Sasar Youtuber Bayar Pajak Jangan Lupa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mahathir-mohamad-saat-bertemu-dengan-presiden-jokowi_20180719_164308.jpg)