Kisah Pilu Perawat Kehilangan Hak Asuh Anak Karena Pekerjaan Dianggap Berisiko Tertular Covid-19
Tapi seorang perawat di Turki ini malah menerima nasib apes karena pekerjaannya sebagai tim medis. Ia terpaksa harus kehilangan hak asuh anak.
Pengadilan telah mengizinkan Cemile untuk melihat putranya setiap akhir pekan dan untuk itu tetap di tempat sampai kasusnya selesai dan keputusan akhir tentang hak asuh dibuat.
Baca juga: MULAI HARI INI 1 Desember, Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN Desember, Tips Agar Klaim Diproses
Sementara itu Cemile merasa sedih.
Cemile Deniz (31) dan putranya Kuzey (5) (Newsflash)
"Kita semua berhati-hati terhadap virus corona. Kementerian Kesehatan memberi saya semua perlengkapan. Sebelum ke rumah pasien, terlebih dahulu dicek apakah yang tinggal di rumah tersebut terjangkit COVID-19,
“Ayah Kuzey adalah seorang petugas polisi di kotamadya Altinordu. Pekerjaannya berisiko lebih tinggi dari saya," kata Cemile.
Ayse Akbulut Cubukcu, kepala cabang Samsun dari Persatuan Wanita Turki turut menyayangkan hal itu.
“Sangat salah untuk memisahkan anak dari ibunya dengan mengambil keuntungan dari kesulitan yang dihadapi para profesional perawatan kesehatan saat ini,
“Ini akan menjadi contoh yang buruk dan setiap petugas kesehatan yang ingin bercerai harus menghadapi ini. Ini juga merupakan prasangka buruk terhadap wanita," ucapnya. (sal/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perawat-kehilangan-hak-asuh-anak.jpg)
