Fadli Zon Bilang Aneh Anies Baswedan Dipanggil Polisi terkait Kerumunan Acara Habib Rizieq, Videonya
Pemanggilan Gubernur Anies Baswedan oleh kepolisian menuai pro dan kontra.
Terlebih menurutnya, pemanggilan kepada Anies Baswedan hanya dengan tujuan untuk memberikan klarifikasi.
Pernyataan dari Fadli Zon tersebut lantas mengundang tanya dari Najwa Shihab.
Najwa Shihab mempertanyakan kepada Fadli Zon apakah tidak melihat kesalahan terkait kerumunan dalam acara Habib Rizieq.
Karena seperti yang diketahui, nama Fadli Zon dikenal sering memberikan kritik, namun tidak dalam kasus ini.
"Bang Fadli saya mau tanya, jadi Anda sama sekali tidak melihat ada yang perlu dikritisi dari rangkaian kegiatan dan kerumunan yang melibatkan Imam Besar FPI?" ujar Najwa Shihab.
"Kita harus kritik semua," jawab Fadli Zon.
"Kalau begitu saya minta kritik anda dulu," pinta Najwa Shihab.
Mantan Wakil Ketua DPR itu lantas menyinggung hubungan antara Habib Rizieq dan Anies Baswedan dengan pemerintah.
Dirinya menduga bahwa persoalan yang sedang terjadi saat ini sedikit banyak ada kaitannya dengan hubungan yang kurang baik antara pemerintah dengan dua tokoh tersebut.
Baca juga: Lionel Messi Marah-marah Tiba di Barcelona, Diinterogasi di Bandara Hingga 1 Jam
Baca juga: GEGER Penemuan Tengkorak Manusia di Rumah Kontrakan, Awalnya Lantai Ubin Dibuka dan Dipukul-pukul
"Saya mengatakan begini, ini karena ada dua nama yang penting. Satu namanya Habib Rizieq Shihab, satu namanya Anies Baswedan," kata Fadli Zon.
"Dua orang ini mungkin tidak disukai oleh pemerintah. Coba kalau dua orang ini deket dengan pemerintah, mungkin tidak begini jadinya," jelasnya.
Baca juga: Pengakuan Gisel pada Polisi, Siapa Wanita di Video Panas Mirip Artis, Polda Panggil Gisel Lagi?
Mendengar ucapan dari Fadli Zon, Najwa Shihab meminta bukti supaya dirinya tidak hanya melemparkan sinyalemen saja.
Menjawab hal itu, Fadli Zon mencontohkan satu kasus terkait gelaran Pilkada Serentak 2020.
Disebutnya bahwa banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan dalam serangkaian menjelang Pilkada 9 Desember mendatang, khususnya kaitannya dengan aksi kampanye.
"Buktinya terlalu banyak, misalnya Pilkada di berbagai tempat yang jelas kerumunan tidak ada yang diproses," jawab Fadli Zon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/fadli-zon_sebut-klaim-keberhasilan-pemerintah-membodohi-publik.jpg)