News Video

Sosok Femila Sinukaban yang Berhasil Memukau Juri Indonesian Idol Judika, Ari Lasso DKK

Perempuan berdarah Karo Femila Sinukaban mendadak menjadi perbincangan di dunia maya karena berhasil memukau Juri Indonesian Idol 2020

TRIBUN-MEDAN.COM - Perempuan berdarah Karo Femila Sinukaban mendadak menjadi perbincangan di dunia maya karena berhasil memukau Juri Indonesian Idol 2020, Selasa (17/11/2020) malam.

Femilia berhasil membawa golden tiket.

"Wish me luck," tulisnya di akun instragram.

Sosok Femila Sinukaban bukan pendatang baru di dunia tarik suara.

Ia punya channel YouTube yang memiliki subscriber 113 ribu.

Baca juga: Bupati dan Ribuan Warga Karo Hadiri Penayangan Perdana Film Jandi La Surong

Baca juga: Jandi La Surong, Kisah Romantis Warga Karo di Era 1970 akan Dirilis di Berastagi

Penampilan Femila Sinukaban hingga Rabu (18/11/2020) pukul 12.00 WIB sudah disaksikan lebih dari 500 ribu kali dan mendapat 23 ribu like dari warganet.

Selain bersuara emas, remaja cantik asal Medan ini juga pernah membintangi film berjudul Jandi La Surong yang disutradarai Ori Sembiring.

Film ini adalah visualisasi dari novel romantis karya Muhammad Tempel Tarigan.

Pada novelnya, Tempel Taringan mengisahkan perjalanan cintanya, kisah dua anak muda karo di era 1970'an.

Arjuna Ginting dan Femila Sinukaban didaulat menjadi pemeran utama.

Film ini diperankan 90 persen orang Karo, bahasa yang digunakan 100 persen bahasa Karo.

Ada juga penampilan tradisi budaya Karo, dI antaranya erpangir ku lau (tradisi memandikan anak yang hendak merantau) dan naki-naki (momen perkenalan remaja Karo). Selain itu ada juga landek (tarian tradisi Karo) dan ndikar (pencak silat Karo).

"Film ini diambil dari novel Muhammad Tempel Tarigan. Kisah cinta masyarakat karo di 1970'an yang terpaksa berpisah karena pendidikan. Komitmen cinta mereka membuahkan sebuah janji. Sebuah janji yang seharusnya ditepati," kata Ori melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/2/2019).

Visualisasi pada film ini menggamparkan perkampungan dahulu, baik dari sisi sosial hingga tari-tarian.

Hal ini dinilai sebagai langkah untuk memperkenalkan kembali budaya Karo.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved