Moeldoko Bahas Kepulangan Habib Rizieq: Negara Bukan Hanya Mikiri Orang yang Bersuara Keras

Moeldoko menegaskan pemerintah tidak bermasalah dengan Habib Rizieq, bahkan terkait tinggalnya ulama tersebut selama 3,5 di Arab Saudi.

DOK.KANTOR STAF PRESIDEN
Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat berbincang dengan petani 

Hal itu ia sampaikan di hadapan para pendukungnya saat tiba di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Moeldoko justru merasa tidak ada masalah yang perlu direkonsiliasi.

"Jadi menurut saya, istilah rekonsiliasi itu apanya yang direkonsiliasi?" ungkit mantan KSAD ini.

Ia menambahkan, pihak pemerintah bukannya mencari konflik dengan Rizieq.

"Asal kita semuanya baik-baik bekerja, enggak ada masalah. Kita bukan pada posisi (bertentangan), enggak. Baik-baik aja sebenarnya," tegas Moeldoko.

"Terus bagaimana membangun sebuah hubungan? Ya, hubungannya tadi itu, antara warga negara dengan pemerintah," tandasnya.

Lihat videonya mulai menit 1.00:

Moeldoko Bantah Kriminalisasi Ulama

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko angkat bicara terkait pernyataan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang sering menyebut kriminalisasi ulama.

Habib Rizieq Shihab sering mengatakan dirinya dikriminalisasi terkait sejumlah kasus yang menjeratnya pada 2017.

Menanggapi hal itu, Moeldoko membantah adanya kriminalisasi ulama.

Baca juga: Roy Suryo Soroti Aksi Main Lidah Cewek di Video Syur Mirip Gisel Sebelum Tunggangi Pria di Ranjang

Tak ada niatan pemerintah untuk mempidanakan para ulama.

"Sebenarnya enggak ada kriminalisasi, istilah kriminalisasi ulama itu enggak ada. Kita enggak mengenal istilah itu."

"Dan kita enggak mau ulama dikriminalisasi enggak ada itu," jelas Moeldoko dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Kamis (12/11/2020).

Pasalnya, ujar Moeldoko, negara melindungi setiap warganya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved