Breaking News

Seluruh Wilayah Karo Rawan Bencana, Mulai Dari Pohon Tumbang, Longsor, Hingga Gunung Meletus

Masyarakat dan pendatang yang berada di Tanahkaro diimbau untuk tetap waspada di masa kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang ini

Editor: Array A Argus
Tribun Medan
LAKUKAN TINJAUAN-Bupati Tanahkaro Terkelin Brahmana dan Kapolres Tanahkaro AKBP Yuistinus Setyo saat meninjau kesiapan petugas dan alat dalam mengantisipasi bencana, Rabu (11/11/2020). Menurut laporan BPBD, hampir seluruh wilayah Karo rawan bencana.(NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.com,KABANJAHE-Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Natanail Peranginangin mengatakan, pihaknya sudah memetakan wilayah rawan bencana.

Kata Natanail, berdasarkan analisis dan tinjauan BPBD, seluruh wilayah di Kabupaten Tanahkaro dianggap rawan, baik itu pohon tumbang maupun longsor.

Dia mengatakan, kontur wilayah Tanahkaro ini berbukit dan banyak ditumbuhi pohon berusia puluhan tahun, dengan kondisi tinggi menjulang.

"Untuk bencana pohon tumbang, memang kami lihat di semua pintu masuk ke Karo rawan.

Apalagi di sepanjang jalan menuju pintu masuk itu kan banyak ditumbuhi pohon besar," kata Natanail, Rabu (11/11).

Baca juga: Alat Canggih Bakal Disiagakan di Lokasi Bencana, Gubernur Minta Kepala daerah petakan Wilayah Rawan

Ia mengatakan, adapun pintu masuk yang saat ini dipantau di antaranya kawasan yang berbatasan dengan Kota Medan, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Dairi, Kabupaten Langkat, hingga perbatasan Provinsi Aceh.

Sementara itu, untuk masalah bencana tanah longsor, Natanail menyebut ada empat wilayah yang rawan bencana.

Keempat wilayah itu di antaranya Kecamatan Berastagi, Kecamatan Barusjahe, Kecamatan Tigapanah dan Kecamatan Merek.

Baru-baru ini, kata Natanail, sempat terjadi longsor dan pohon tumbang di kawasan Penatapan, Kecamatan Berastagi.

Kala itu, material longsor dan pohon tumbang menimpa mobil milik wisatawan yang tengah menikmati udara segar di Penatapan.

Karena bahaya longsor dan pohon tumbang senantiasa mengintai, Natanail turut mengingatkan kepada masyarakat dan pendatang untuk hati-hati, khususnya di masa-masa cuaca eksterm seperti ini.

Baca juga: Diprediksi Sering Dilanda Cuaca Buruk, Pemkab Toba Pantau Lokasi Rawan Bencana

"Tidak hanya longsor dan pohon tumbang, Kabupaten Tanahkaro ini juga berpotensi mengalami hujan es," kata Natanail.

Seperti pengalaman sebelumnya, sambung dia, hujan es pernah terjadi di Kecamatan Barusjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kecamatan Tigapanah, dan Kecamatan Merek.

"Ini juga harus diwaspadai. Karena berdasarkan pengalaman yang ada, hujan es juga sering terjadi di wilayah kita," katanya.

Untuk mengantisipasi dan penanganan bencana di wilayah Karo, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kemudian menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved