Fakta 2 Cewek Digerebek Layani 6 Pria Sekaligus, Ada Pemandu Lagu Gelap-gelapan Hanya Pakai Bra
Petugas langsung merangsek ke dalam hall, dan ternyata sejumlah pengunjung tengah berkaraoke ria. Petugas hanya mendata dan melihat KTP mereka.
"Jangan sampai terjadi hal yang tidak-tidak,” ucap Genot.
Sasaran terakhir adalah Warkop Sor Gedang di Desa/Kecamatan Sumbergempol.
Meski labelnya warung kopi, tempat ini juga menyediakan fasilitas karaoke dengan sejumlah pemandu lagu.
Meski mendekati pukul 23.00 WIB, batas dimulainya jam malam, sejumlah warga terlihat menuju warkop ini.
Namun saat melihat kendaraan petugas gabungan, mereka putar arah melarikan diri.
Genot mengatakan, razia ini untuk merespon aduhan masyarakat karena banyak karaoke beroperasi diam-diam.
Modusnya mereka mematikan semua lampu luar, namun tetap mengoperasikan ruang karaoke.
“Tindakannya, besok semua pemilik café karaoke ini kami panggil dan kami beri SP1 (surat peringatan). Kalau ada pelanggaran lagi, bisa dilakukan penyegelan,” tegas Genot.
Razia ini sekaligus mensosialisasikan Perbup 55 tahun 2020, tentang Disiplin Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19.
Dayat, pemilik Warkop Karaoke Ragil mengatakan, usahanya terpukul selama pandemi.
Sudah tiga bulan penuh cafenya tutup total. Untuk menyambung hidup, Dayat awalnya hanya membuka warung kopinya saja.
“Saya kan punya banyak karyawan."
"Akhirnya dua minggu lalu saya buka karaokenya,” ujar Dayat. (David Yohanes)
Artikel ini sudah tayang di Surya Malang dengan judul :2 Cewek Cantik Diciduk Polisi saat 'Mantap-mantap' Bareng 6 Pelanggan di Cafe Apung Keta Sumenep
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/prostitusi-psk-ayam-kampus_20180206_210500.jpg)