Siswi SMK Dirudapaksa di Toba

Kisah Pilu FS, Diperdaya Pria via Medsos, Ditinggalkan di Jalan, Dirudapaksa Bergilir oleh 3 Orang

Seorang siswi SMK berinisial FS (17) di Kabupaten Toba, menjadi korban rudapaksa secara bergilir yang dilakukan sejumlah orang.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
MAURITS PARDOSI/TRIBUN MEDAN
Korban sedang berada di rumahnya didampingi orangtuanya, di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Senin (9/11/2020). 

"Harus hukum matilah itu, semua itu. Enggak tahan lagi aku melihat ini semua. Malu aku melihat semua, kanan dan kiriku semua," ungkapnya sembari menggeleng-geleng kepala.

Ia juga mempertegas bahwa dirinya tetap merasa malu saat melihat orang sekitar atas kejadian yang menimpa keluarga mereka.

"Ke sana pun aku pergi, aku tertunduk aja. Enggak bisa lagi. Diberikanlah hukuman yang seberat-beratnya (kepada pelaku), dan semogalah seadil-adilnya," lanjutnya.

Selain itu, MS menuturkan, dirinya sempat mengejar pelaku yang telah membawa putrinya.

Tempat penjemputan korban tidak jauh dari rumah korban, kira-kira 20 meter.

"Sempatnya kukejar, karena udah jatuh aku dari kereta (sepeda motor) enggak bisa lagi nampak kereta mereka itu," lanjutnya.

MS menyampaikan bahwa putrinya berinisial FS mau main-main keluar rumah.

"Kalau laporannya ke rumah, dia mau pergi main-main," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved