Siswi SMK Dirudapaksa di Toba
Kisah Pilu FS, Diperdaya Pria via Medsos, Ditinggalkan di Jalan, Dirudapaksa Bergilir oleh 3 Orang
Seorang siswi SMK berinisial FS (17) di Kabupaten Toba, menjadi korban rudapaksa secara bergilir yang dilakukan sejumlah orang.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Di dalam sebuah ruang kelas, korban digilir oleh tiga orang lelaki.
Satu orang yang diduga pelaku rudapaksa di gedung SD tersebut berinisial RN.
Tribun-Medan.id mencoba mendatangi lokasi gedung sekolah yang disebut pelaku sebagai lokasi rudapaksa secara bergilir tersebut.
Gerbang SD Negeri Laguboti terlihat terbuka lebar.
Begitu pula pintu ruang kelas telah terbuka.
Sementara ruangan yang menjadi lokasi perbuatan bejat itu tampak berantakan.
Lantai ruangan penuh dengan sampah dan serbuk kayu, serta terlihat sebuah triplek di atas lantai.
Di atas triplek tersebut, terlihat sebuah penyala api mancis dan bercak darah.
Ketika berada di dalam ruangan tersebut terlihat sampah plastik berserak di lantai dan meja yang penuh debu.
Sejumlah potongan kertas juga terlihat di sekitar triplek yang berada di atas lantai gedung tersebut.
Korban, FS menyampaikan bahwa dirinya dibawa ke gedung tersebut pada Minggu (8/11/2020) dini hari.
Baca juga: Angka Kelahiran Melonjak 30 Persen Saat Pandemi, Begini Penanganan RSIA di Medan
Baca juga: Akui Tak Bisa Masak, Nia Ramadhani Rela Belajar 2 Hari demi Buat Kue Bareng Mikhayla
Kata Ibu Korban
Ibu korban, MS (40) mengisahkan perasaannya usai mengetahui kejadian nahas yang menimpa putrinya.
"Ngerilah, enggak bisa lagi kutengok muka semua orang. Enggak tahu lagi aku," ujar MS sambil menangis saat diminta keterangan di rumahnya.
Ia pun kini hanya bisa berharap adanya keadilan atas perbuatan bejat para pelaku yang telah menodai putrinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korban-sedang-berada-di-rumahnya-didampingi-orangtuanya-desa-bonan-dolok-iii.jpg)