Diburu Polisi, Foto-foto Viral Pelaku Pembakaran Halte Sarinah saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law
Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya masih melakukan identifikasi dan pengejaran kepada para pelaku yang diduga sebagai perusuh itu.
“Total kerugian itu berkisar Rp 55 miliar - Rp 57 miliar, itu sementara ya."
"Bisa jadi bertambah karena sedang dicek ulang,” kata Ahmad Riza Patria saat meninjau Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020).
Riza Patria menginstruksikan jajarannya untuk segera menyelesaikan pendataan fasos dan fasum yang rusak tersebut.
Setelah itu, pemerintah akan segera memperbaiki fasilitas tersebut secara bertahap.
“Bagi yang rusak informasinya pada Hari Senin (12/10/2020) sudah bisa diperbaiki kembali."
"Dan mudah-mudahan kami bisa perbaiki tidak sampai satu bulan ya,” ujar pria yang akrab disapa Ariza ini.
Namun demikian, kata dia, Jumat (9/10/2020) dini hari petugas dari Dinas Lingkungan Hidup telah bergerak cepat membersihkan puing sisa unjuk rasa.
Dengan begitu, masyarakat Jakarta bisa kembali berkegiatan untuk melintasi ruas jalan Ibu Kota.
Selain itu, petugas juga telah membersihkan sisa perusakan di sejumlah halte Transjakarta di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.
Dia memastikan, Hari Senin (12/10/2020) armada Transjakarta bisa kembali beroperasi melayani pelanggan.
Bagi masyarakat yang biasa memakai jasa layanan Transjakarta di Koridor 1 Blok M dan Kota, bisa beralih naik kereta MRT Jakarta.
“Bisa saja naik MRT, karena di bawah (kereta bawah tanah) tidak rusak ya, atau kendaraan umum lainnya,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, jumlah halte Transjakarta yang dirusak massa saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020) lalu, bertambah.
Setelah diinventarisir, total yang rusak adalah 20 unit dengan kerugian mencapai Rp 55 miliar.
“Total kerusakan ada 20 halte, dan diperkirakan kerugian sekitar lebih Rp 55 miliar."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wajah-para-pelaku-pembakaran-halte-sarinah-jakarta-pusat.jpg)