TERNYATA Setengah Lebih Harta Bos Samsung jadi Milik Negara, Istri dan 3 Anak Hanya Dapat Segini
Lee Kun-hee, adalah pemilik saham terkaya di Korea Selatan, dan memiliki saham di empat perusahaan Samsung 18,2 triliun won setara Rp 236.3 triliun.
Investor telah lama mengantisipasi guncangan lebih lanjut jika Lee Kun-hee meninggal dunia, mengharapkan keuntungan dari restrukturisasi untuk memperkuat kendali de facto perusahaan induk Samsung C&T atas Samsung Electronics, seperti Samsung C&T yang membeli saham afiliasi di raksasa teknologi tersebut.
"Pada titik ini, sulit untuk mengharapkan kapan Samsung Group akan memulai proses restrukturisasi karena Jay Y Lee masih menghadapi persidangan, sehingga menyulitkan manajemen grup untuk memulai perubahan organisasi," katanya.
Jay Y Lee berada dalam dua persidangan atas dugaan penipuan akuntansi dan manipulasi harga saham, serta perannya dalam skandal suap yang memicu pemakzulan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye.
Sidang kedua diharapkan melanjutkan sidang pada hari Senin.
Namun Jay Y Lee diperkirakan tidak akan menghadiri persidangan pada hari Senin, karena eksekutif Samsung bergabung dengan para pemimpin bisnis dan politik lainnya untuk hari kedua layanan pemakaman ayahnya.
Sebelumnya diberitakan Bos Samsung Group Korea Selatan, Lee Kun-hee meninggal pada usia 78 tahun, Minggu (25/10/2020).
Lahir pada tahun 1942, Lee Kun-hee membantu mengembangkan bisnis mie ayahnya Lee Byung-chull menjadi bisnis teknologi terbesar Korea Selatan.
Lee Kun-hee, yang membangun Samsung Electronics menjadi raksasa global di smartphone, semikonduktor dan televisi, meninggal setelah menghabiskan lebih dari enam tahun di rumah sakit menyusul serangan jantung, demikian pernyataan perusahaan Samsung, seperti dilansir Reuters.
"Ketua Lee adalah seorang visioner sejati yang mengubah Samsung menjadi inovator dan raksasa industri terkemuka di dunia dari bisnis lokal awalnya," kata Samsung dalam sebuah pernyataan.
Perusahaan tidak merinci penyebab kematiannya dan menolak untuk mengomentari apakah Lee Kun-hee meninggalkan surat warisan.
Selama masa hidupnya, Samsung Electronics berkembang dari pembuat TV tingkat kedua menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia berdasarkan pendapatan –sejajar dengan merek Jepang seperti Sony Corp, Sharp Corp dan Panasonic Corp dalam chip, TV, dan layar.
Samsung juga mengakhiri supremasi handset Nokia Oyj dan mengalahkan Apple Inc di smartphone.
"Warisannya akan abadi," kata Samsung.
Pemimpin kharismatik Samsung Group dan orang terkaya di negara itu, tumbuh menjadi konglomerat terbesar Korea Selatan.
"Lee adalah sosok simbolis dalam kebangkitan Spektakuler Korea Selatan dan bagaimana Korea Selatan menganut globalisasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/harta-warisan-bos-samsung.jpg)