TERNYATA Setengah Lebih Harta Bos Samsung jadi Milik Negara, Istri dan 3 Anak Hanya Dapat Segini

Lee Kun-hee, adalah pemilik saham terkaya di Korea Selatan, dan memiliki saham di empat perusahaan Samsung 18,2 triliun won setara Rp 236.3 triliun.

Editor: Tariden Turnip
samsung/yonhap
TERNYATA Setengah Lebih Harta Bos Samsung jadi Milik Negara, Istri dan 3 Anak Hanya Dapat Segini. Chairman Samsung Group Lee Kun-hee pada satu acara 1988. 

Berdasarkan perkiraan saat ini, Reuters memperkirakan pajak warisan untuk saham-saham milik Lee Kun-hee mencapai sekitar 10,6 triliun won atau setara Rp 137,6 triliun.

KEKAYAAN ANAK-ANAK

Namun sebelum dapat limpahan harta warisan dari sang ayah, tiga anak-anak Lee Kun-hee sudah kaya raya.   

Jay Y Lee, pewaris de facto Lee Kun-hee, memiliki saham senilai total sekitar 7,2 triliun won atau setara Rp 93.4 triliun di enam afiliasi terdaftar Samsung Group pada penutupan Jumat, menurut perhitungan Reuters.

Jay Y Lee yang lebih muda memiliki 0,7% saham di Samsung Electronics dan 17,3% saham di Samsung C&T, perusahaan induk de facto grup.

Jay Y Lee juga memiliki 9,2% saham di Samsung SDS, 1,5% di Samsung Engineering, dan kurang dari 0,1% masing-masing Samsung Life Insurance dan Samsung Fire & Marine Insurance, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Putri Lee Boo-jin, CEO Hotel Shilla, dan Lee Seo-hyun, yang menjalankan Samsung Foundation, masing-masing memiliki saham di Samsung C&T dan Samsung SDS senilai sekitar 1,6 triliun won atau setara Rp 20,7 triliun masing-masing.

HARGA SAHAM SAMSUNG GROUP MELONJAK

Sehari setelah Lee Kun-hee meninggal pada usia 78 tahun, Minggu (25/10/2020), harga saham Samsung malah melonjak dalam perdagangan Senin (26 Oktober 2020).

Melansir channelnews asia (CNA), saham Samsung C&T dan Samsung Life Insurance masing-masing melonjak sebanyak 21,2 persen dan 15,7 persen, sementara saham Samsung SDS dan Samsung Engineering juga naik.

Samsung Electronics - permata di mahkota grup - diperdagangkan naik 0,5 persen.

Jay Y Lee memiliki 17,3 persen saham di Samsung C&T, perusahaan induk de facto, sementara almarhum Lee Kun-hee adalah pemegang saham terbanyak Samsung Life dengan 20,76 persen saham.

"Pajak warisan itu keterlaluan, jadi anggota keluarga mungkin tidak punya pilihan selain menjual saham di beberapa perusahaan non-inti" seperti Samsung Life,'' kata analis NH Investment Securities, Kim Dong-yang.

"Mungkin bagi Samsung C&T untuk mempertimbangkan peningkatan dividen bagi keluarga untuk menutupi pajak warisan yang tinggi," kata analis KB Securities, Jeong Dong-ik.

Sejak Jay Y Lee menjalankan kepemimpinan di Samsung Group 2014, saat ayahnya dirawat di rumah sakit karena serangan jantung, Samsung melakukan restrukturisasi saham untuk merampingkan konglomerasi dan memperkuat kendali Jay Y Lee.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved