Soroti Setahun Jokowi-Ma'ruf, Mutiara Jokowi Minta Kinerja Menteri Dievaluasi
Satu tahun Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menuai banyak tanggapan baik dan buruk dari berbagai kalangan.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Satu tahun Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menuai banyak tanggapan baik dan buruk dari berbagai kalangan.
Tak sedikit yang memberikan opini pedas, namun tak sedikit juga ungkapan positif menilai kinerja dan kebijakan mantan Wali Kota Solo itu di masa periode kedua ini.
Begitu pun, loyalis Jokowi-Ma'ruf sigap mengawal dan menjadi benteng terdepan membela marwah orang nomor satu di Indonesia ini.
Salah satunya adalah Relawan Mutiara Jokowi yang sejak awal menjadi barisan tangguh yang punya andil besar dalam memenagkan Jokowi sejak periode pertama.
"Kita tidak boleh menilai kinerja Presiden Jokowi sebelah mata. Sejak awal, kita yang menjadi salah satu barisan terdepan dalam memenangkan beliau di kancah politik nasional, hingga beliau memimpin negeri ini dua periode. Hal itu bukanlah main-main," ungkap Ketua Umum DPP Relawan Mutiara Jokowi Alexia Sumbaga Purba di Medan, Senin (26/10).
Alex menilai, dalam kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf masih ada kekurangan, namun bukan berarti bisa disebut gagal.
"Kinerja Presiden Jokowi sudah sangat baik. Tentunya itu tidak terlepas dari pembantu-pembantu beliau yang merupakan orang-orang pilihan. Meski saat ini, beliau harus tetap melakukan evaluasi untuk lebih baik lagi," ungkapnya.
Para pembantu Jokowi yang adalah menteri, kata Alex, merupakan ujung tombak berhasilnya Jokowi dalam menjalankan pemerintahan.
"Memang masih ada kinerja-kinerja menteri dan wakilnya yang kami rasa perlu adanya evaluasi. Terutama posisi wakil menteri yang tidak harus kaum muda," tambahnya.
"Wakil menteri tetap harus orang-orang yang profesional dan mumpuni di bidangnya. Dan bagi para menteri dan wakilnya yang dirasa belum memuaskan beliau, bukanlah hal tabu jika harus menggantinya. Menteri ataupun wakilnya jangan sampai menambah coretan hitam di wajah Jokowi," tegasnya.
Dikatakannya lagi, masih banyak tokoh-tokoh profesional baik dari partai pendukung ataupun kalangan profesional yang masih bisa ditempatkan dalam kabinet Indonesia Maju.
"Presiden Jokowi masih punya kesempatan luas untuk menambah kekuatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas negara. Presiden Jokowi jangan salah pilih," kata Alex lagi.
Di masa pandemi seperti ini, menurut Alex, saat yang tepat untuk membuktikan kinerja para pembantu Joko Widodo.
"Apalagi pidato yang menunjukkan betapa marahnya Presiden Jokowi saat itu, masih ada menteri yang menganggap situasi Covid-19 ini sebagai momen yang biasa-biasa saja," tuturnya.
"Ini bukti nyata betapa seriusnya Presiden Jokowi menghadapi situasi krisis akibat pandemi ini. Menteri jangan main-main dong. Apalagi, di periode kedua ini, Jokowi menghadapi banyak sekali ujian. Tentu ini menjadi tugas yang amat berat bagi beliau menyelesaikan dan menetralisir situasi seperti ini," imbuhnya.
Alex menyatakan tetap memberi support dan masukan serta solusi bagi kemajuan negara di bawah kepemimpinan Jokowi Widodo.
"Kami akan selalu di barisan terdepan, dalam mendampingi dan mengawal Pemerintahan Jokowi dari luar kabinet. Kami selalu ada untuk beliau. Pak Jokowi, ingatlah kami selalu ada untuk anda," pungkasnya.
(yui/TRIBUN-MEDAN.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/alexia-sumbaga-purba.jpg)