Saham-saham Samsung Group Melonjak setelah Bosnya Lee Kun-hee Meninggal, ternyata Ini Pemicunya

Sehari setelah Lee Kun-hee meninggal, Minggu (25/10/2020), harga saham Samsung Group malah melonjak dalam perdagangan Senin (26 Oktober 20200).

Editor: Tariden Turnip
korea herald
Saham-saham Samsung Group Melonjak setelah Bosnya Lee Kun-hee Meninggal, ternyata Ini Pemicunya. Lee Kun-hee bersama dua putri dan istrinya 

Lee Kun-hee mengaku sebagai penyendiri dan merasa sulit untuk berteman ketika pulang ke Korea yang dirasuki sentimen anti-Jepang.

Lee Kun-hee kembali ke Jepang untuk belajar ekonomi di Universitas Waseda, dan kemudian belajar manajemen bisnis di George Washington University di Amerika Serikat.

Ketertarikannya pada teknologi canggih Jepang membuat Lee Kun-hee mendirikan basis Samsung Electronics
dengan membentuk aliansi dengan orang-orang seperti Sanyo, dan mengadopsi pembuatan chip dan pembuatan teknologi TV.

Lee Kun-hee memulai karir di Samsung di bidang penyiaran hingga menjadi chairman pada 1987.

Kakak tertuanya, Lee Maeng-hee, awalnya dipilih untuk memimpin Samsung pada 1967 ketika ayahnya pensiun.

Tapi  gaya manajemennya yang agresif menyebabkan perselisihan dengan para pendiri, menurut beberapa
buku tentang Samsung.

Putra kedua Lee Byung-Chull, Lee Chang-hee, memutuskan hubungan keluarga setelah menyebarkan isu ayahnya punya dana gelap US $ 1 juta di luar negeri.

Akhirnya Lee Chang-hee diasingkan ke Amerika Serikat sempat kembali ke Korea untuk memimpin Samsung.

Namun pada tahun 1976, Lee Chang-hee didiagnosis mengidap kanker dan menyerahkan bisnis Samsung pada Lee Kun-hee.

Lee Chang-hee meninggal pada tahun 1991.

Majalah Forbes menyebut total kekayaan bersih Lee adalah 20,9 miliar dolar AS.

Putra Lee Kun-hee, Jay Y Lee, tersandung masalah hukum terkait suap mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye.

Lee Kun-hee bersama putra tunggalnya
Lee Kun-hee bersama putra tunggalnya (korea herald)

Lee ‘Junior’,  Jay Y Lee menjalani hukuman penjara karena perannya dalam skandal penyuapan yang memicu pemakzulan mantan Presiden Park Geun-hye saat itu.

Kasus ini diajukan banding, dijadwalkan dilanjutkan pada Senin (26/10/2020).

Masih belum jelas bagaimana tiga anak Lee Kun-hee dan istrinya akan membagi kekayaannya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved