Reaksi Jokowi saat Terima Proposal Amerika yang Ingin Bangun Pangkalan Militer di Indonesia
Jadi rencananya, pesawat canggih negara Donald Trump itu meminta bisa mendarat dan mengisi minyak di wilayah NKRI.
TRIBUN-MEDAN.com - Amerika Serikat sudah mengintai wilayah Indonesia dijadikan Pangkalan Militer untuk pesawat mata-mata maritim.
Jadi rencananya, pesawat canggih negara Donald Trump itu meminta bisa mendarat dan mengisi minyak di wilayah NKRI.
Mereka kemudian mengajukan propol pengadaan pangkalan militer tersebut.
Dikutip Tribunmedan.com dari Serambinews.com, nah, proposal tersebut sampai ke tangan pemerintah indonesia dan tentu saja Presiden Joko Widodo.
Tak diduga, begini respon Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia menolak proposal Amerika Serikat yang meminta pesawat mata-mata maritim P-8 Poseidon mendarat dan mengisi bahan bakar di wilayah NKRI.
Penolakan Jokowi ini diwartakan Reuters pada Selasa (20/10/2020) setelah empat pejabat senior Indonesia yang mengetahui masalah tersebut mengatakannya.
Untuk diketahui, Pejabat AS membuat beberapa pendekatan "tingkat tinggi" pada Juli dan Agustus 2020 kepada Kementerian Pertahanan RI dan Kementerian Luar Negeri RI.
“Presiden Joko Widodo, menolak permintaan tersebut,” kata para pejabat.
Sekretariat Presiden dan Menteri Pertahanan Indonesia, serta Departemen Luar Negeri AS dan Kedutaan Besar AS di Jakarta tidak menanggapi permintaan komentar.
Perwakilan Departemen Pertahanan AS dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi juga menolak berkomentar.
Permintaan AS untuk menjadikan Indonesia sebagai Pangkalan Militer pesawat mata –mata P-8 Poseidon dengan tegas ditolak.
Hal ini dikarenakan, Indonesia memiliki kebijakan luar negeri yang bebas-aktif dan tak pernah mengizinkan negara manapun menjadikan tanah Indonesia sebagai pangkalan militer asing.
Permasalahan Laut China Selatan
Permintaan AS untuk pangkalan militernya di Indonesia seiring dengan memanasnya Laut China Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jokowi-dan-prabowo-di-kalimantan-tengah.jpg)