News Video

Aroma Busuk Tercium di Pangururan Samosir karena Ratusan Ton Ikan dari Keramba Warga Mati Mendadak

Pengamatan wartawan www.tribun-medan.com, Jumat (23/10/2020), di Kecamatan Pangururan, Samosir, bangkai ikan menyebabkan aroma busuk

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Hendrik Naipospos

“Ini sebenarnya bisa terjadi karena kurang dalamnya air atau terlalu dangkal lokasi keramba, kami juga sudah sarankan agar keramba ditarik ke arah yang lebih dalam,” tambahnya.

Meski begitu, kata Viktor, mereka juga melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan dan melihat kualitas air hingga ada faktor-faktor pengaruh lain.

Total kerugian sejauh ini diperkirakan Rp 2,3 Milliar.

Adapun jumlah ikan yang mati dan hampir siap panen tersebut mencapai berat 109 ton dengan harga Rp 23 ribu per kilogram.

(jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved