News Video
Mengenang Sosok Rangga Bocah 9 Tahun yang Tewas Saat Bela Ibu Lawan Pemerkosa di Aceh
Fadly Fajar (30), ayah kandung Rangga korban pembunuhan di Aceh karena melindungi ibunya dari tangan pemerkosa ibunya menceritakan bagaimana kisahnya.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Rangga yang diduga mendengar keributan itu pun bangun dan segera membantu D melawan Samsul.
“Setelah membacok korban, pelaku langsung lari.
Bahkan membawa anak korban,” kata Arief.
Tewas di sel karena sesak napas
Polisi segera bertindak memburu Samsul.
Pada hari Minggu (11/10/20200, Samsul akhirnya ditangkap polisi di lapangan Sepakbola Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Bireun, sekitar pukul 09.10 WIB.
Samsul pun terpaksa dihadiahi timah panas tiga kali karena mencoba melawan petugas.
Setelah dilumpuhkan, Samsul pun ditahan dan diperiksa intensif oleh petugas.
Selang sepekan, menurut Arief, Samsul mengeluh sesak napas.
Polisi segera melarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dan infus.
“Dia Sabtu dini hari mengeluh sesak nafas. Suhu tubuhnya 36,7 derajat, tensinya 97 persen dan diberi infus selama satu malam.
Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Langsa,” kata Arief, Minggu.
Setelah itu, Samsul diizinkan kembali ke sel.
Namun, Samsul ternyata kembali alami sesak nafas.
Polisi pun membawa kembali Samsul ke rumah sakit.
Kali ini, nasib berkata lain.
Samsul meregang nyawa
“Dokter menyatakan meninggal dunia.
Jadi, jenazahnya sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," pungkas Arief.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Di Balik Kisah Heroik Bocah 9 Tahun, Tewas Saat Bela Ibu Lawan Pemerkosa di Aceh"
(cr3/tribun-medan.com)