News Video
Mengenang Sosok Rangga Bocah 9 Tahun yang Tewas Saat Bela Ibu Lawan Pemerkosa di Aceh
Fadly Fajar (30), ayah kandung Rangga korban pembunuhan di Aceh karena melindungi ibunya dari tangan pemerkosa ibunya menceritakan bagaimana kisahnya.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Mengenang Sosok Rangga Bocah 9 Tahun yang Tewas Saat Bela Ibu Lawan Pemerkosa di Aceh
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Fadly Fajar (30), ayah kandung Rangga korban pembunuhan di Aceh karena melindungi ibunya dari tangan pemerkosa ibunya menceritakan bagaimana kisah pilu ini harus dihadapinya.
Di mata Fadly, Rangga adalah sosok yang dewasa, berani mengambil sikap saat ibunya ingin diperkosa oleh orang lain.
"Saya yakin seperti itu, dia itu dekat dengan ibunya.
Punya anak seperti itu, saya bangga.
Dia, walau masih kecil, pemikirannya dewasa," ujar Fadly saat disambangi di kediamannya Jalan Bunga Terompet, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Senin (19/10/2020).
Bahkan, Fadly Fajar menyampaikan bahwa dirinya tidak sanggup meneladani sikap Rangga yang dewasa, melindungi ibunya disaat ingin dilukai orang lain.
"Bahkan aku susah setia ini, aku tidak seperti rangga.
Pemikirannya dewasa, jadi kepergiannya itu tidak sia-sia," sambungnya.
Sebelum kepergian Rangga, ayahnya Fadly Fajar sudah memiliki firasat.
"Tanda-tandanya ada sih di saya, saya kan aturannya pindah kerja ke Aek Kanopan, saya enggak mau.
Perasaan saya mau pulang aja ke rumah, pokoknya mau ngabisin waktu bersama dua anak ini (Rangga dan Risky)," lanjutnya.
Momen kebersamaannya terlihat bahagia saat ulang tahun Rangga yang kesepuluh sebelum dia dijemput ibunya dan pergi ke Aceh.
"Moment terakhir nya itu pada ulang tahunnya, tanggal 19 September 2020," pungkasnya.
Di Balik Kisah Heroik Bocah 9 Tahun, Tewas Saat Bela Ibu Lawan Pemerkosa di Aceh