3 Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Meninggal Dunia, Status Tahanan Polisi, Berikut Fakta-faktanya
Belakangan ini, sejumlah tahanan polisi meninggal dunia. Mereka yang meninggal terduga pelaku pembunuhan hingga pencabulan. Berikut Fakta-faktanya.
Belakangan ini, sejumlah tahanan polisi meninggal dunia. Mereka yang meninggal terduga pelaku pembunuhan hingga pencabulan. Berikut Fakta-faktanya.
TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu di antaranya, Fery Pasaribu (50), tersangka pembunuhan sadis yang menggorok leher istri sirinya, Fitri Yanti (44) yang merupakan driver ojol wanita.
Tersangka Fery Pasaribu dinyatakan meninggal dunia.
Fery Pasaribu dikabarkan mengalami demam tinggi sejak Jumat (16/10/2020) sore.
Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, namun nyawanya tidak tertolong.
Fery merupakan tersangka pembunuhan terhadap Fitri Yanti.
Jasad Fitri Yanti dibuang di parit Jalan Mahoni Pasar II Tembung, Dusun 3 Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Percut Sei Tuan membekuk Fery Pasaribu saat sembunyi di Pekanbaru, Riau, Senin (21/9/2020) lalu.
Fery Pasaribu (49), pelaku pembunuhan driver ojol wanita Fitri Yanti (45), dibawa ke Mapolrestabes Medan, Kamis (24/9/2020). (Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk)
Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, pada Minggu (18/10/2020), Fery meninggal di RS Bhayangkara dan disemayamkan di rumah duka di seputaran Jalan Halat/Jalan Pingpong Medan.
Kanit Pidum Polrestabes Medan Iptu Ardian Yunan Saputra membenarkan bahwa Fery Pasaribu telah meninggal dunia.
"Tahanan Fery Pasaribu mengeluh bahwa dirinya demam tinggi dan lemas pada Jumat (16/10/2020) sore, kemudian personel Sat Tahti langsung membawa tahanan tersebut menuju RS Bhayangkara guna diberikan pengobatan," ujarnya.
Meski sudah menjalani pengobatan, nyawa tersangka tetap tidak tertolong.
"Kemudian pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober pukul 06.00 WIB, tahanan tersebut telah meninggal dunia. Selanjutnya diserahkan kepada keluarganya pukul 11.30 WIB. Pihak keluarga tidak bersedia diautopsi," ungkapnya.
Tim Satreskrim Polrestatabes Medan melaksanakan pra rekonstruksi kasus pembunuhan Fitri Yanti (45) yang dilakukan suaminya sendiri Fery Pasaribu (56). (TRIBUN-MEDAN.com/Victory Arrival)
Sementara pihak keluarga, yakni Parhan yang merupakan anak korban, mengatakan bahwa kematian ayah tirinya itu merupakan kehendak Allah.
"Kami keluarga awalnya tidak percaya dengan hal tersebut. Karena kami tidak melihatnya secara nyata, setelah polisi mengabarkan baru kami percaya," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Medan.
Ditanya soal kematian Fery, ia menyebut sudah pasti puas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tahanan-polisi-meninggal-dunia.jpg)