Kasat Sabhara Polres Batubara Terluka Kena Lemparan Batu di Kepala, Demo Omnibus Law Ricuh

Aksi demo tolak Omnibus Law yang dilaksanakan sejumlah elemen buruh dan mahasiswa di DPRD Kabupaten Batubara berakhir ricuh,

Tayang:
HO
Kasat Sabhara Polres Batubara, AKP BP Sinaga terluka di bagian kepala saat melaksanakan pengamanan aksi tolak Omnibus Law di Gedung DPRD Batubara, Senin (12/10/2020). 

Salah satu mahasiswa, Heriansyah dalam orasi menyampaikan sikap kalau dengan pengesahan ini DPR RI kembali menorehkan cacatan hitam.

Dianggap di tengah pandemi, negara seharusnya fokus pada penanganan covid-19 bukan malah mengeluarkan kebijakan yang kontroversial dan jauh dari harapan masyarakat banyak.

“Kami dari aliansi mahasiswa Sergai bersatu menyampaikan penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja. Pemerintah kita anggap melanggar asas kepentingan umum yakni tidak berpihak pada rakyat kecil.

Keberpihakan adalah kewajiban pemerintah dalam mendahulukan kesejahteraan dan kemanfaatan masyarakat secara luas. Mempertimbangkan kepentingan para pihak, bersikap aspiratif dan tidak diskriminatif. Tapi sekarang faktanya isi UU Omnibus Law Cipta kerja didominasi aspirasi pengusaha," ungkap Heriansyah.

Baca juga: Upayakan Cari Naskah Asli UU Cipta Kerja, Gubernur Edy Rahmayadi Persilakan Buruh Demo

Baca juga: Potret Bocah Disabilitas Rawat Ibunya yang Sakit saat Ditinggal Ayah, Kini Sang Ibu Meninggal Dunia

Baca juga: BERITA FOTO Mahasiswa Hujan-hujanan saat Berunjukrasa Menolak Omnibus Law di Depan Kantor DPRD Sumut

Banyak hal lain yang ia sampaikan dimana mereka mendesak agar Presiden Joko Widodo bisa sesegera mungkin mengeluarkan Perppu untuk membatalkan dan UU Cipta Kerja.

“Kami juga mendesak Pemerintah di Indonesia untuk fokus pada penangan pandemi Covid-19 dan tidak membuat kebijakan yang berpotensi mendapatkan penolakan dari rakyat,” kata Heriansyah.

Beberapa menit melakukan aksi, aspirasi mahasiswa ini pun diterima langsung oleh Pjs Bupati Sergai, Irman Dj Oemar yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Aziz Siregar dan Kasat Pol PP, Fajar Simbolon.

Irman pun sempat memenuhi permintaan mahasiswa agar ketika mereka duduk dirinya juga bisa ikut duduk bersila memberikan komentar.

Pada saat itu Irman pun janji kalau aspirasi ini akan ia tindaklanjuti dan disampaikan ke Pemerintah Pusat.

"Saya selaku Pjs Bupati Sergai yang akan meneruskan secara konstitusional kepada Pemerintah pusat dan mari kita doakan. kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban berlalulintas agar perjalanan sampai dirumah masing-masing berjalan lancar. Dan jangan lupa agar tetap menjaga kesehatan dan mengikuti sesuai protokol kesehatan dan jangan lupa ingat 3 M memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” sebut Irman.

Aksi yang dilakukan ini berjalan dengan tertib hingga selesai. Meski demikian aksi tetap mendapat pengawalan ketet dari pihak kepolisian.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved