TERUNGKAP ASI Ampuh Bunuh Virus Corona hingga 100 Persen, Ibu Positif COVID-19 Harus Susui Bayinya

ASI yang diambil tahun 2017, jauh sebelum dimulainya pandemi, dan diuji pada sel yang terpapar virus Sars-CoV-2, baik sel hewan maupun manusia.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
Facebook
TERUNGKAP ASI Ampuh Bunuh Virus Corona hingga 100 Persen, Ibu Positif COVID-19 Harus Susui Bayinya. Pepshe Aranas membagikan foto saat dirinya menyusui di tengah momen wisuda yang kemudian menjadi viral pada hari Jumat (29/3/2019) 

Hanya satu anak yang dinyatakan positif dan penularan melalui cara lain tidak dapat dikesampingkan.

Tong dan koleganya mencampurkan beberapa sel sehat ke dalam ASI manusia, kemudian mencuci ASI dan mengekspos sel tersebut ke virus.

Mereka mengamati hampir tidak ada pengikatan atau masuknya virus ke sel-sel ini, dan pengobatan juga menghentikan replikasi virus dalam sel yang sudah terinfeksi.

Mereka menyimpulkan bahwa infeksi dapat dihambat oleh ASI, yang telah diketahui memiliki efek menekan pada bakteri dan virus seperti HIV.

Tong dan koleganya mencurigai virus corona sensitif terhadap beberapa protein antivirus terkenal dalam susu, seperti laktoferin, tetapi tidak menemukan satu pun protein yang bekerja seperti yang diharapkan.

Sebaliknya, mereka mengatakan bahan yang paling penting menghambat virus adalah whey, yang mengandung beberapa protein berbeda.

Whey sapi dan kambing, mampu  sekitar 70 persen, menurut penelitian Tong.

Namun khasiat whey dalam ASI menekan strain virus hidup hampir 100 persen.

ASI mampu menghilangkan virus dalam jenis sel yang lebih luas, tetapi para peneliti mengatakan tidak jelas apa yang menyebabkan perbedaan tersebut.

Tong dan koleganya mengatakan mereka belum menemukan tanda-tanda bahaya yang disebabkan oleh ASI, yang "mendorong proliferasi sel" saat membunuh virus.

Beberapa orang tua diketahui menggunakan ASI sumbangan untuk memberi makan bayi mereka, yang sering kali dipasteurisasi untuk menghilangkan potensi kontaminasi.

Namun, tim China menemukan bahwa memanaskan susu hingga 90 derajat selama 10 menit menonaktifkan protein whey, menyebabkan tingkat perlindungan terhadap virus corona akan turun hingga di bawah 20 persen.

“Penting untuk mengidentifikasi faktor kunci untuk pengembangan obat antivirus lebih lanjut,” mereka menyimpulkan. (scmp)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved