Arisan Online Bodong Pengaruhi Minat Ikut Arisan Online yang Amanah

Masih ada arisan yang amanah dan tidak semua bodong. Asal pemiliknya jangan khilaf.

Tribun Medan
Korban penipuan arisan online meperlihatkan surat laporan kepolisian, Rabu (9/9/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Munculnya arisan online penipu turut berpengaruh juga pada arisan amanah.

Pemilik Henny Arisol Medan, Henny mengatakan saat ini bisnis arisan memang banyak disukai orang.

"Sekarang banyak arisan-arisan baru. Tapi susah sebenarnya menjalankan arisan ini. Karena ada juga kemungkinan membernya yang lari tidak mau bayar setelah terima uang. Sementara nomor yang dibawahnya harus dibayar juga," katanya.

Ia mengatakan, masih ada arisan yang amanah dan tidak semua bodong. Asal pemiliknya jangan khilaf dan member bisa mempergunakan uangnya dengan baik.

"Di setiap arisan menurutku wajar ada aja yang masalah, namanya urusan uang. Pasti ada yang khilaf. Tapi aku pribadi bersumpah enggak akan merusak kepercayaan member yang main arisan samaku. Itu sudah kutanamkan dalam diriku. Baik yang pegang arisan ataupun yang main harus jujur jangan sampai bohong, karena kalau bohong akan jadi bencana," katanya.

Ia sudah menjalankan bisnis ini dua tahun belakangan. Saat awal membuka bisnis arisan online ia mengaku banyak rugi dan harus menggunakan uangnya untuk member arisan lain supaya tetap bisa menerima uang.

Mirip Kasus Arisan Online, Owner Jula-jula Ditipu, Member Larikan Uang Rp 8 Juta

"Awal dulu banyak aku nombokin. Tapi kan seperti istilah, pengalaman adalah ilmu yang terpenting. Asal bisa menahan selera, enggak terkejut pegang uang saja. Ada saja jalannya yang penting kita jujur," katanya.

Ratusan slot arisan online di usahanya sudah "wisuda".

Bagi yang ingin menjadi member, Henny meminta foto KTP dan nomor kontak orang terdekat. Bagi calon member yang berdomisili di luar Medan, wajib mengambil nomor paling bawah. Tak sedikit member arisannya berdomisili di luar Kota Medan dan belum pernah ia temui secara langsung.

"Kalau nomor atas iurannya lebih besar. Biasanya yang ambil nomor atas ini untuk modal usaha. Justru yang susah, kalau ambil nomor atas terus pakai uangnya untuk foya-foya. Biasanya itu yang buat hancur," katanya.

Ia mengatakan bagi yang ingin mencoba bisnis arisan online harus tahu kapasitas.

Pemilik atau admin arisan online juga harus bijak menyikapi saat memegang banyak uang. Menurutnya lebih baik untung sedikit tapi jelas.

"Intinya jangan bohong. Kalau ada masalah selesaikan dengan kepala dingin. Lalu jadi owner juga harus tegas, jangan terlena dengan omongan manis member," pungkasnya.

Penyanyi Jebolan Indonesai Idol Ditangkap, Otak Pelaku Penipuan Arisan Online, Kerugian Ratusan Juta

Mudahnya mendaftar arisan online saat ini menjadi alasan yang membuat banyak orang tergiur untuk mengikutinya.

Selain dokumen yang tak ribet, untung juga menjadi alasan orang tertarik untuk ikut.

Salah satunya Iin, ia sudah "wisuda" dari puluhan arisan online. Ia pernah ikut pada tiga arisan dengan pemilik yang berbeda. Ia pernah merasakan nikmatnya untung tapi buntung juga sudah ia lewati.

"Aku selalu ambil nomor paling bawah karena kan untuk menabung memang alasannya ikut arisan. Biasanya kalau kita ambil nomor paling bawah total iuran yang kita bayarkan lebih sedikit dari yang kita terima. Itulah untungnya," kata Iin.

Ia mengatakan tak semua arisan online untung.

Pernah sekali waktu, member yang nomornya di atas nomor Iin kabur setelah menerima uang. Tapi itu tak membuatnya jera untuk ikut arisan online lagi.

"Kalau kabur gitu, ya mau gimana. Kalau aku ruginya enggak banyak sih. Lagi pula kalau dihitung-hitung masih lebih banyak untungnya. Bisa satu kali wisuda dari beberapa nomor aku dapat Rp 2 juta, dimana cari uang semudah dan secepat itu," katanya.

Sempat Dapat Golden Ticket Indonesian Idol, Ayla Zumella Kini Jadi Tersangka Penipuan Arisan Online

Ia mengatakan tak pernah mengenal langsung pemilik arisan online. Ia hanya mengenal member yang ikut pada arisan tersebut yang merupakan teman suaminya.

Selain Iin, member arisan online lainnya Helen mengatakan tertarik ikut arisan ini karena tergiur dengan untungnya. Namun ia berhenti karena arisan online yang ia ikuti sempat bermasalah.

"Awalnya coba-coba, tapi menguntungkan. Ya sudah, akhirnya di lanjut. Sampai akhirnya ada konflik di grup arisan itu, tapi bukan antara aku dan ownernya yang berkonflik sih, namun aku jadi takut untuk ikut slot baru," katanya.

Kata Helen setelah slot yang ia ambil selesai, ia memutuskan keluar dari grup. Untung yang ia dapat bisa mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu saat satu slotnya tamat.

Tertipu Rp 30 Juta Ikut Arisan Tifanny Online, Warga Aceh Ini Sebut Pelaku Berat Masuk Surga

Member arisan lainnya, Dedy mengatakan memilih ikut arisan agar bisa menabung. Ia tak takut ikut arisan karena pemilik arisan merupakan temannya.

Selain itu dengan ikut arisan, ia bisa mengumpulkan uang jika ingin membeli sebuah barang.

"Aku enggak pintar pegang uang sendiri. Jadi kalau ikut arisan gini uangku bisa tersimpan. Untungnya gak banyak karena aku juga ikut arisan online gak besar juga," katanya.

Serupa dengan Dedy peserta arisan online lainnya Tia mengatakan percaya ikut arisan karena pesertanya merupakan teman-teman seprofesinya.

"Aku baru ikut sekali, aku sudah menarik juga. Uangnya untuk uang muka beli rumah, tapi belum beli sih rumahnya. Kupikir ikut arisan online aman saja selama masih kenal dengan ownernya," pungkasnya. (sep/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved