Mirip Kasus Arisan Online, Owner Jula-jula Ditipu, Member Larikan Uang Rp 8 Juta

Tasya mengaku dirinya ditipu oleh salah satu membernya. Di mana, uang Rp 8 juta yang harusnya diputar ke member lain raib digondol membernya.

TRIBUN MEDAN/HO
TANDA bukti laporan korban penggelapan uang Rp 8 juta, Minggu (13/9/2020). 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN - Belakangan ini marak aksi penipuan dengan modus arisan online, investasi dan sejenisnya.

Tidak tanggung-tanggung, dalam penipuan modus-modus arisan seperti ini, memakan korban hingga ratusan orang.

Tidak hanya itu, penipuan yang dilakukan oleh owner dalam grub WhatsApp, merugikan member hingga mencapai miliaran.

Namun, muncul kembali penipuan yang sebaliknya dilakukan oleh member terhadap owner.

Masih berbasis online, kasus yang dialami Tasya sebagai owner jula-jula melalui WhatsApp.

Tasya mengaku dirinya ditipu oleh salah satu membernya.

Di mana, uang Rp 8 juta yang harusnya diputar ke member lain raib digondol membernya.

Tertipu Rp 30 Juta Ikut Arisan Tifanny Online, Warga Aceh Ini Sebut Pelaku Berat Masuk Surga

Tasya yang dihubungi Tri bun Medan mengatakan bahwa dirinya adalah owner Jula-jula melalui WhatsApp (mirip seperti arisan).

"Saya kan kebetulan admin arisan atau pemegang arisan. Kebetulan ada member ikut di saya," ujarnya, Minggu (13/9/2020).

Dikatakan Tasya, awalnya adalah bermain jula-jula.

"Ada satu member yang kebetulan naik. Namun kan di bawahnya masih banyak yang belum narik. Artinya memang harus dibayar sampai semua nomor dapat giliran narik," katanya.

Namun, lanjut Tasya, satu member narik pada 4 Juni 2020.

Penyanyi Jebolan Indonesai Idol Ditangkap, Otak Pelaku Penipuan Arisan Online, Kerugian Ratusan Juta

"Cerita lengkapnya itu dia join di arisan saya sekitar bulan April lalu. Terus dia selesai get dari saya di bulan juni. Namun setelah itu dia tidak melakukan pembayaran sampai saat ini. Sementara arisan belum selesai dan totalnya hampir Rp 8 juta dan tidak ada kabar untuk smpai sekarang," ucapnya.

Terkait grup-grup WhatsApp, Tasya mengatakan tidak memakai nama-nama apapun seperti yang marak terjadi.

Karena menurutnya, ini seperti tabungan yang diberikan memberikan rutin.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved