Pria Ini Jual Celana Dalam Saudarinya yang Telah Meninggal, Katanya Paling Cocok Untuk Fetish

Pria tersebut tampak membagikan lebih dari selusin gambar celana dalam berenda di grup jual beli Facebook.

iStock
Ilustrasi remaja perempuan berusia 12 tahun dari Provinsi Zhejiang, Tiongkok diangkat tuba falopinya karena sering memakai celana dalam ibunya 

TRI BUN-MEDAN.com -  Dilansir dari mirror.co.uk, kejadian tersebut dilakukan oleh pria yang berasal dari Ayrshire, Skotlandia.

Seorang pria nekat menjual celana dalam kotor milik saudarinya yang telah meninggal lewat media sosial.

Hal tersebut sontak memicu kemarahan para warganet di media sosial.

Penjual hingga kini belum diidentifikasi.

Pria tersebut tampak membagikan lebih dari selusin gambar celana dalam berenda di grup jual beli Facebook.

Dia mengklaim itu milik saudara perempuannya yang meninggal dan menyebutkan keterangan siap untuk menjual celana yang belum dicuci seharga £10 atau sekitar Rp 190 Ribu sepasang.

Bahkan dalam caption yang ditulisnya, menyebutkan celana dalam tersebut 'ideal' atau cocok bagi mereka yang memiliki Fetish.

Sementara mereka yang mencari celana dalam bersih, akan dikenakan biaya £2 atau sekitar Rp 38 Ribu.

tribunnews
Pria itu mencoba menjual celana dalam saudara perempuannya yang sudah meninggal di Facebook

Unggahan itu segera menjadi viral, dan warganet dibuat ketakutan bereaksi terhadap postingan yang tidak biasa tersebut

Seorang warganet memberikan komentar: “Berapa harga yang dikenakan untuk 12 pasang? "

Sementara yang lainnya berkata: “Itu tidak layak. Tidak ada pamrih. "

Pencarian di Facebook menunjukkan bahwa ratusan orang menjual pakaian dalam kotor di platform media sosial.

Namun, di Ebay, penjualan pakaian dalam bekas dilarang karena alasan kesehatan dan kebersihan.

Apa Itu Fetish?

Manfaatkan Gadis Incarannya Menjanda, Pria Ini Seksolog klinis Zoya Amirin menjelaskan, fetish merupakan berbagai bentuk paraphilia misalnya pedofilia, exhibisionist, termasuk fetish.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved