Rencana AS Sempat Ingin Gulingkan Dinasti Kim Jong Un, Sama Seperti Saddam Husein di Irak
Laporan beredar menyatakan jika Kim Yo-Jong berpotensi sebagai ancaman bagi pemimpin Korut Kim Jong Un.
8 tahun itu merupakan periode kekerasan dan perputaran politik yang mempengaruhi politik Irak, karena okupasi militer tersebut pada April 2003 mendapatkan kekuasaan terbatas di Dewan Gubernur Irak.
Juni 2004, pemerintahan 'pengasuh' dibuah, yaitu Iraqi Interim Government.
Kemudian mengikuti pemilihan parlemen Januari 2005, administrasi ini digantikan oleh Pemerintah Transisi Irak pada Mei di tahun yang sama.
• Dijebak Eksekutif Singapura Mencuri Barang Mewahnya, PRT Parti Liyani Dibebaskan Pengadilan Tinggi
Meskipun tidak banyak hal sama terjadi dua kali dan mungkin Korut memiliki upaya berbeda daripada Irak untuk menjaga kedaulatan mereka, tapi AS bisa dengan mudah menginvasi dan menghancurkan suatu pemerintahan negara.
Meski begitu, keunggulan Korut ini mungkin perlu dipertimbangkan.
Disebutkan Korut memiliki rudal balistik yang bisa mencapai target jarak jauh, bahkan bisa mencapai daratan AS.
Mereka juga mengklaim telah kembangkan bom hidrogen dan bisa membawanya dalam rudal tersebut.
• Jelang Daftar Pilkada Medan, Akun WhatsApp Petahana Akhyar Nasution Dibajak, Dipakai Minta Sumbangan
Sebuah studi sebutkan jika rudal Hwasong-14 adalah rudal paling mematikan, dapat mencapai jarak sejauh 10 ribu km maksimal, menjadikannya rudal balistik antar benua pertama Pyongyang, yang bisa mencapai New York.
Sedangkan untuk mencapai ketinggiannya, Hwasong-14 hanya bisa mencapai ketinggian 3000 km, meskipun penerusnya yaitu Hwasong-15 bisa mencapai 4500 km.
Sedangkan rudal Hwasong-12 yang diuji pada tahun 2017, bisa menjangkau jarak 4500 km, yang bisa digunakan menyerang pangkalan militer AS di Guam.
Digantung dan diludahi rakyat
Masihkah Anda ingat siapa itu Saddam Hussein?
Pada awal tahun 1980 sampai 2000-an, Saddam Hussein sangat terkenal di dunia karena dia adalah Presiden Irak.
Dia bahkan memimpin Irak selama bertahun-tahun, dari pada periode 16 Juli 1979 hingga 9 April 2003.
Namun, pada 30 Desember 2006, pemimpin karismatik Irak ini tewas digantung oleh rakyatnya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pertemuan-presiden-as-donald-trump-dengan-pemimpin-korut-kim-jong-un.jpg)