Pendaftaran Bapaslon Pilkada Medan

Jelang Daftar Pilkada Medan, Akun WhatsApp Petahana Akhyar Nasution Dibajak, Dipakai Minta Sumbangan

Bakal Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, membeberkan insiden pembajakan akun WhatsApp (WA) miliknya oleh orang yang tidak diketahui.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi saat menghadiri deklarasi di Rumah Pemenangan di Medan, Jumat (4/9/2020). Deklarasi dilakukan tim pemenangan pasangan Akhyar-Salman menuju Pilkada 2020, yang diusung oleh partai Demokrat dan PKS. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bakal Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, membeberkan insiden pembajakan akun WhatsApp (WA) miliknya oleh orang yang tidak diketahui.

Hal tersebut dingkapkan Plt Wli Kota Medan tersebut kepada awak media saat deklarasi pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (Aman) di Sekretariat Sementara, Jalan Sei Batang Hari, Jumat (4/9/2020).

Ia mengungkapkan hingga saat ini, WA-nya masih tidak dapat digunakan dan masih dalam proses recovery.

"Dibajak kemarin sore. Sekarang sedang di-recovery ke operator WhatsApp-nya, jadi sampai sekarang tidak bisa digunakan," ucap balon petahana tersebut.

Akhyar menyebutkan bukan hanya akun WA-nya yang dibajak. WA anaknya dan pegawainya juga ikut dibajak.

Ia mengaku tidak habis pikir sebab pembajakan tersebut dimanfaatkan untuk meminta bantuan ke ASN Pemko Medan.

"Ya anak saya juga, tapi enggak tahu, ada orang-orang nakal. Saya dapat informasi tadi dari ajudan, ada seorang Camat membaca, meminta sumbangan kepada Camat atas nama saya dengan hasil bajakan tersebut," ucap Akhyar sambil tersenyum.

Saat ditanyakan apakah hanya satu orang saja yang mengaku dimintai sumbangan, kata Akhyar, sejauh ini masih satu orang yang melapor.

"Sejauh ini yang masih melaporkan 1 orang, tapi tadi sudah diklarifikasi bahwasanya memang nomor saya sedang dibajak. Jadi, mohon maaf kalau saya tidak bisa berkomunikasi," katanya.

Terkait persiapan pendaftaran besok, ia mengaku tidak akan menggunakan atribut khusus.

Ia bersama Salman Alfarisi akan bersepeda ke kantor KPU.

"Insya Allah besok jam 9 kita mendaftar sesuai dengan peraturan. Kita dibatasi tidak boleh berkerumun, yang boleh masuk ke ruangan tersebut tidak sampai 10 orang. Namun kalau ada relawan ataupun simpatisan yang mau ikut saya juga tidak bisa menghalangi. Tidak ada menggunakan atribut tertentu, kita naik sepeda aja rencananya pakai pakaian sport pesepeda," katanya.

Daftar ke KPU Naik Sepeda

Diketahui, Akhyar bersama Salman Alfarisi akan maju Pilkada Medan 2020.

Keduanya telah resmi didukung oleh dua partai, yakni PKS dan Demokrat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved