Pamer Kekuatan Kerahkan Jet Tempur ke Laut China Selatan, Malah Terungkap Omong Besar China
Misi 10 jam itu menunjukkan kemampuan AU China untuk memastikan kekuasaan atas pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan.
Saat jet tempur terus menuju Subi Reef, pilot disorot saat menyantap makanan dari bungkus foil.
Setibanya di Subi Reef, jet Su-30 turun ke level rendah sebelum berbalik dan pulang.
Jet Su-30 kembali mendekati pesawat tanker untuk mengisi BBM sekali lagi sebelum mendarat.
Bukan tanpa alasan bahwa militer AS mempertahankan jaringan pangkalan luar negeri yang luas serta hampir 500 tanker udara dan 11 kapal induk bertenaga nuklir.
Jarak adalah perusak hebat kekuatan udara taktis.
Jet tempur yang beroperasi dari pangkalan-pangkalan darat dan tanpa dukungan pesawat tanker atau jaringan lapangan terbang ekspedisi, tidak dapat melakukan perjalanan sangat jauh.
Keterbatasan itu memiliki implikasi besar bagi kemampuan Tiongkok untuk memperjuangkan klaim Laut China.
Tentu akan lebih baik setelah Angkatan Laut China membangun dua kapal induk kecil dan sedang mengerjakan yang ketiga.
Angkatan Udara China juga dilaporkan sedang mengembangkan versi tanker dari pesawat Y-20 yang baru.
Tentara Pembebasan Rakyat telah membangun sejumlah pos pulau di seberang Laut Cina, beberapa di antaranya dapat mendukung operasi jet tempur.
Di Subi Reef sendiri terdapat landasan pacu yang panjang.
Tetapi misi Su-30 adalah pengingat bahwa memproyeksikan kekuatan itu sulit.
Dan China masih belum mahir melakukannya. (forbes)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/omong-besar-china-terungkap-saat-pamer-kekuatan.jpg)