Kerap Keliru Beri Uang Kembalian, Suami Siksa Istri hingga Tewas, Padahal Biniknya Sedang Hamil
Beberapa kali mendapat giliran menjaga warung, Tayyibah kerap keliru memberi uang kembalian. Akibatnya, usaha warung kelontong mereka merugi.
TRI BUN-MEDAN.com - Gara-gara uang kembalian, seorang suami tega menyiksa istri hingga tewas.
Terungkap juga bahwa suami pernah bersimpuh di kaki istri meminta diberi kesempatan kedua.
Nyawa seorang wanita muda bernama Tayyibah melayang di tangan suaminya sendiri, Ansori (40).
Tayyibah tewas dengan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya, pada Minggu (26/7/2020).
Wanita asal Jawa Timur itu padahal tengah mengandung darah daging Ansori.
Sejumlah warga sekitar tempat tinggal Ansori dan Tayyibah di Jalan Kubis 1, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pasangan penjaga warung kelontong itu.
Sekira sepekan lalu, Umar, tetangga, kaget karena saat sebelum azan subuh berkumandang sekira pukul 04.00 WIB, Tayyibah masuk ke rumahnya.
Ia terlihat ketakutan dan meminta izin untuk bersembunyi.
Umar dan istrinya seperti tidak punya pilihan selain menolong dengan membiarkan Tayyibah masuk.
• Dalam Waktu Dekat RS USU Gelar Swab Test Massal Sistem Drive Thru, Cara Mendaftar Lewat Google Form
Umar mengatakan, Tayyibah sempat bersembunyi di kamar mandi, hingga pingsan dan akhirnya digotong ke luar.
Umar juga sempat memberi sarapan karena iba melihat tubuh Tayyibah yang lemas.
"Sekitar delapan hari lalu, seminggu. Jam empat pagi dia ngumpet. Iya jam empat subuh, ujar Umar, Senin (27/7/2020).
Tayyibah di rumah Umar sampai siang hari.
Saat itu, ia tidak berbicara banyak.
• Viral Dokter Muda Gelar Pesta Ulang Tahun Mewah Saat Pandemi Corona, Rogoh Kocek Hingga Rp 1 Miliar
Wanita itu hanya mengatakan hubungannya sedang tidak baik dengan sang suami yang baru menikahinya dua bulan lalu itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warung-kelonton-ansori.jpg)