Update Covid19 Sumut 24 Juni 2020

Taati Protokol Kesehatan, Para Imigran di Kecamatan Medan Tuntungan Wajib Pakai Masker

Pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi di beberapa tempat, misalnya Wisma Syalom, Sandi Putra, Top Inn, Hotel Syalom, dan Hotel Pelangi.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/MAURITS
PIHAK Muspika Medan Tuntungan bekerjasama dengan pihak kesehatan dan pihak Imigrasi memberikan sosialisasi terkait Covid-19 kepada imigran. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan  imigran di kawasan Medan tuntungan yang telah mendapatkan sosialisasi diwajibkan mengenakan masker.

Camat Medan Tuntungan, Topan OP Ginting menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi di beberapa tempat, misalnya Wisma Syalom, Sandi Putra, Top Inn, Hotel Syalom, dan Hotel Pelangi.

Dari data Internasional Organization of Migration (IOM), jumlah Imigran yang ikut serta dalam sosialisasi Covid-19 adalah 458 orang dari empat kali pertemuan di empat tempat yang berbeda.

"Pada setiap paparan, kita selalu tegaskan bahwa masker adalah hal yang wajib dikenakan oleh setiap para imigran," katanya, Rabu (24/6/2020).

Peraturan ini, katanya sesuai dengan peraturan pemerintah dalam mem berikan perhatian yang sama bagi mereka seperti warga lainnya.

Tim Gerak Cepat Covid-19 Sosialisasi Ingatkan Para Imigran Stay di Wisma

"Kita tetap memberikan perhatian yang sama apalagi di masa pandemi ini, makanya salah satu upaya yang kita lakukan adalah sama-sama bergerak memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Camat Medan Tuntungan Topan OP Ginting, Rabu (24/6/2020).

Dikatakan Topan, hal ini sangat penting karena kota Medan sudah masuk dalam zona merah.

"Kota Medan sudah masuk dalam zona merah kan, makanya kita tetap sosialisasikan bahwa masker itu sangat penting," sambungnya.

Bukan hanya sosialisasi, rapid test juga sudah pernah digelar ketika salah satu imigran di penampungan diduga terpapar Covid-19 dan walau hasil akhirnya dinyatakan negatif.

"Ketika kemarin di salah satu penampungan ada yang suspect, kita langsung lakukan rapid test, walaupun pada akhirnya hasilnya negatif. Itu artinya, kita tetap berikan pelayanan bagi para imigran di tempat kita ini," sambungnya.

Topan juga menegaskan bahwa selain menggunakan masker, pihaknya juga tetap menyampaikan untuk melakukan physical dan social distancing.

Sosialisasi Covid-19 untuk Warga Imigran di Kecamatan Medan Tuntungan

"Mereka wajib gunakan masker saat keluar atau beraktifitas, mereka juga wajib menjaga jarak satu sama lain, dan yang paling penting adalah bahwa mereka enggak usah keluar dari fasilitas kalau tidak terlalu penting," lanjutnya.

Pihaknya juga berharap agar seluruh imigran tetap saling menjaga satu sama lain agar terhindar dari paparan Covid-19.

"Mereka juga harus saling menjaga, karena apabila ada nanti yang kena dan tentunya ada kontak erat. Dan bersama IOM, kita berharap agar para migran di tempat kita tetap ikuti protokol kesehatan agar mereka juga jangan terpapar Covid-19," pungkasnya.(cr3/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved