Update Covid19 Sumut 24 Juni 2020

BREAKING NEWS: 4 Anggota Polisi Reaktif Covid-19, Swab Test 435 Personel Samapta Polda Sumut

Hasil sementara sudah 435 dari anggota Polri, yang terdata yang dilaporkan ada 4 orang yang reaktif hasil rapid test,

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Swab test dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 di Kantor Dit Samapta Korps Sabhara Polda Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Rabu (24/6/2020) 

Berdasarkan rekapitulasi yang diumumkan, tercatat ada tambahan sebanyak 68 pasien positif dari Kota Medan.

Selain itu, sejumlah kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah dan kuning lainnya juga mengalami peningkatan jumlah pasien covid positif.

"Penambahan covid positif hari Selasa 22 Juni berasal dari Medan sebanyak 68 orang, Deliserdang 20 orang, Pematangsiantar 1 orang, Binjai 1, Asahan 3, Tanjungbalai 1, Kabupaten Karo 1, Padangsidimpuan 1, Simalungun 2, Samosir 1, Labuhanbatu Selatan 1, serta pasien yang berasal dari Luar Sumut sebanyak 17 orang," sebutnya.

 PERAMPOK Tembak Korban di Jalan Kabanjahe-Tigapanah, Warga Dengar Suara Letusan 2 Kali

 Sidang Lanjutan Tagih Utang di Media Sosial, Suami Terdakwa: Fitriani Ingin Berikan Jaminan Emas

 PECAH REKOR, Dalam Sehari Tembus 117 Pasien Positif Covid-19 di Sumut, Total Meninggal 77 Orang

Adapun pasien positif yang meninggal dunia bertambah 3 orang, dengan jumlah total sebanyak 77 orang.

Sementara pasien sembuh bertambah 3 orang menjadi 265 orang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak 2 orang pasien, menjadi 202 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 871 orang.

Dr Whiko menjelaskan, drastisnya peningkatan jumlah pasien positif merupakan hasil dari masifnya pemeriksaan swab PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan di Sumut.

"Di samping itu peningkatan jumlah penderita covid positif juga masih menunjukkan penularan di lingkungan kita," imbuhnya.

Lebih lanjut kata dr Whiko, meningkatkan jumlah pemeriksaan baik melalui rapid test maupun swab test merupakan upaya- upaya untuk menemukan penderita covid positif. Langkah ini justru diperlukan sebagai penanda bagi kita untuk mengisolasi diri agar virus corona tidak menyebar ataupun menular pada orang lain khususnya orang di rumah dan sekitar yang kita cintai.

Dr Whiko kembali mengingatkan dan mengimbau agar warga lain yang belum disiplin agar juga turut menjalankan protokol kesehatan.

"Hasil pemeriksaan covid positif bukanlah merupakan aib atau akhir dari segalanya. Sebab virus Corona bisa menular pada siapa saja yang tidak melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19," ujarnya.

(vic/cr21/jun/can/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved