Update Covid19 Sumut 24 Juni 2020

BREAKING NEWS: 4 Anggota Polisi Reaktif Covid-19, Swab Test 435 Personel Samapta Polda Sumut

Hasil sementara sudah 435 dari anggota Polri, yang terdata yang dilaporkan ada 4 orang yang reaktif hasil rapid test,

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Swab test dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 di Kantor Dit Samapta Korps Sabhara Polda Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Rabu (24/6/2020) 

Angka tersebut mengartikan bahwa dalam sehari terdapat 66 penambahan kasus positif corona di Medan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun hal tersebut akan sulit terwujud apabila tidak adanya kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan.

"Kita ingin agar Covid-19 ini dapat segera berakhir, kami dari segi medis juga terus berusaha semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai Covid-19 ini, namun upaya ini juga harus didorong oleh kesadaran yang tinggi dari masyarakat agar mentaati protokol kesehatan sehingga Covid-19 ini dapat segera berakhir," kata Akhyar.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa Pemko Medan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, telah menggelar Rapat Pembahasan Finalisasi Perancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Gedung Serba Guna Dharma Wanita, Jalan Rotan Medan, Senin (22/6/2020) lalu.

"Poin dalam Perwal tersebut bukanlah hal sulit untuk diimplementasikan. Intinya, pakai masker, jangan berkerumun, dan selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta selalu sedia hand sanitizer," katanya.

Akhyar membenarkan, bahwa saat ini Medan belum disetujui oleh pemerintah pusat untuk memberlakukan New Normal.

"Meskipun saat ini Kota Medan belum memasuki fase new normal, namun kita dituntut untuk dapat beradaptasi dengan Covid-19 dalam setiap aktifitas yang dilakukan. Tetap produktif namun aman dari Covid," katanya.

Seorang Wanita Positif Covid-19 Menghilang di Medan Gak Mau Diisolasi

Beredar kabar seorang pasien wanita ber-KTP Samosir, dinyatakan positif terpapar covid-19, berdasarkan hasil swab test.

Pasien tersebut dikabarkan menghilang setelah pihak medis memintanya untuk menjalani isolasi di sebuah rumah sakit di Medan.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon ikut merespons kabar ini.

Tak ingin memicu kekhawatiran, Bupati Samosir Rapidin Simbolon yang juga Ketua Gugus percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Samosir mengatakan, warga tersebut memang benar berKTP Samosir, namun di luar Samosir.

"Pasien tersebut adalah warga Samosir yang bekerja di luar Samosir, dan tidak tinggal di Samosir saat ini juga tidak pernah melakukan perjalanan ke Kabupaten Samosir selama pandemi covid-19,"ujar Bupati Rapidin saat dikonfirmasi www.Tri bun Medan, Rabu (24/6/2020).

Menurut Rapidin, karena alamat si pasien tersebut di Samosir sesuai KTP tentu mengharuskan otoritas pelaporan oleh GTPP COVID-19 Provinsi Sumatera Utara harus dari Samosir.  

Padahal, yang bersangkutan bekerja di luar Samosir dan sama sekali tidak pernah melakukan perjalanan ke Kabupaten Samosir selama pandemi covid-19.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved