Terkait Penusukan Babinsa Serda Saputra yang Telah Ditangani POM TNI AL

Pelaku penusukan yang menggugurkan Serda Saputra, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa)

Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
Anggota TNI Tewas Ditembak di Hotel Kawasan Tambora, Jakarta Barat 

BABINSA KEL. PEKOJAN KEC. TAMBORA JAKBAR.

Hal yang dilaporkan,Sbb :

A. Saksi-saksi:

1. WARTOYO 25 tahun, Pekerjaan Security, alamat Jalan Tiang Bendera 5 RT 006 RW 03, Kel. Roa Malaka, Kec. Tambora Jakarta Barata.

2. HERI HARIYANTO 23 tahun, agama Islam pekerjaan Security, alamat Jl. Rengas 1 No. 6 Rt.004/02 Kel. Rawa Barat, Kec. Keb. Baru Jakarta Selatan.

3. YUSUF AGUS TIANA 33 tahun, agama Islam, pekerjaan Security, alamat Kp. Tipar Halim Rt.005 Rw.06 Kel. Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

4. RURI ANDI ATAMA 31 tahun, agama Islam, pekerjaan Chef Scurity, alamat Jl. Raden Fatah No. 160 Rt. 003/02 Kel. Sudimara Selatan, Kec. Cileduk, Kota Tangerang, Banten

B. Kronologis:

- Pada hari Senin tanggal 22 Juni 2020 sekitar Pukul 02.15 s.d 02.40 Wib, telah terjadi pengrusakan di hotel Mercuri .

Adapun awal mula kejadian sewaktu, saksi 1 WARTOYO dan saksi 2 HERI HERIYANTO sedang melaksanakan tugas jaga di depan hotel, datang seorang laki-laki tidak dikenal menanyakan seseorang yang sedang dikarantina dengan omongan yang "test swab sudah selesai belum, kamu tau tidak saya MARINIR" lalu dijawab oleh Saksi 1, "disini ada komandan saya untuk menjelaskan dan di hotel ada prosedur" lalu oleh Saksi 1 diantar ke pintu Karyawan.

Setelah sampai di pintu karyawan Saksi 3 bertemu dengan orang yang tidak dikenal tersebut menjelaskan kalau di hotel ada regulasi atau aturan, orang tersebut tidak mau tau dan berbicara "kamu tau tidak saya ini siapa, saya Perwira, saya MARINIR" kemudian Saksi 3 menghadap ke Chef Scurity memberitahukan bahwa tamu yang pernah datang membuat gaduh datang lagi ke hotel.

Kemudian oleh Chef Security di arahkan untuk memanggil TNI yang sedang BKO di hotel, kemudian Saksi 3 memanggil TNI yang sedang BKO, namun anggota TNI yang sedang BKO sudah ada di pintu karyawan dan sedang ngobrol dengan orang tersebut dan Saksi 3 lihat pengatur suhu digital (termo gun) sudah rusak, Lalu orang tersebut bilang bahwa maksud kedatangannya untuk bertemu oleh seseorang yang sedang dilakukan karantina mandiri di hotel dan test swab dan menurut orang tersebut bernama LIKSEN SIMBOLON, seorang wanita.

Kemudian Saksi 3 melihat daftar tamu yang dilakukan karantina mandiri dan test swab di buku mutasi namun tidak diketemukan atas nama orang tersebut.

Lalu orang tersebut marah-marah dan tetap memaksa untuk masuk dan merusak fasilitas yang ada di hotel.

Kemudian di luar lobby hotel orang tersebut melakukan tembakan kearah udara sebanyak 3 kali dan anggota BKO TNI memerintahkan untuk mundur dan menyelamatkan diri karena orang tersebut membawa senjata api dan datang bersama teman-temannya.

Setelah Saksi-saksi menyelamatkan diri orang tersebut dan teman-temannya melakukan pengrusakan di loobby hotel memecahkan pot/vas bunga.

Pada saat itu ada Piket Babinsa atas nama SERDA RH. SAPUTRA terkena luka di dada dan punggung bawah tengah kemudian oleh Pawas AKP HUDAMAWI S. Sos di larikan ke RS HUSADA untuk dilakukan pertolongan.

Pengrusakan dan penembakan tersebut terjadi kurang lebih 30 menit lamanya dari Pkl.
02:15 wib sampai dengan 02:40.Wib.

kemudian pelaku melarikan diri bersama teman-temannya dengan menggunakan sepeda motor ke arah Jembatan Gantung bisa Tamansari

Perkembangan dilaporkan demikian Mmp".

Penjelasan Dandim

Dandim 0503/JB Kolonel Valian Wicaksono menjelaskan kronologi prajuritnya yang tewas di Tambora, Jakarta Barat Minggu (21/6/2020).

Valian mengungkapkan bahwa prajuritnya bukan tewas tertembak melainkan tewas tertusuk.

"Enggak ada penembakan. Namun sementara ini dalam penyelidikan ditusuk dan meninggal," jelas Valian dikonfirmasi Senin (22/6/2020).

Saat itu kata Valian, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Pekojan, Tambora, Kodim 0503/JB tengah bertugas di wilayah Tambora.

Tiba-tiba saja korban berinisial S itu mendengar ada keributan di sebuah hotel di Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

Akhirnya korban yang berpangkat sersan dua bergegas ke kawasan tersebut untuk mengamankan.

Namun saat diamankan korban terkena luka tusukan oleh pelaku.

Valian masih enggan menyebut siapa pelaku penembakan.

"Terkait hal itu masih dalam penyelidikan ya oleh POM," tutur Valian.

Pantauan Wartakotalive.com mobil Polisi Militer sudah terparkir di depan tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah pria berbadan tegap memakai sarung tangan terlihat tengah olah TKP.

Mereka terlihat mencari sesuatu di pinggir Jalan Kali Besar. Beberapa ada yang menyenter kolong-kolong mobil.

Namun demikian tidak ada satupun petugas yang mau dimintai keterangan saat berada di TKP.(*)

Artikel ini dikompilasai dari  Wartakotalive dengan judul BREAKINGNEWS:: Anggota TNI Tewas Ditembak di Hotel Kawasan Tambora, Jakarta Barat dan Anggota TNI yang Tewas di Tambora Disebut Ditusuk Bukan Dittembak, Gugur Saat Bertugas, dan dari Kompas.com dengan judul "Tersangka Pelaku Penusukan Anggota Babinsa di Tambora Ditangkap" dan TribunJakarta.com dengan judul:Penusuk Anggota Babinsa di Tambora Ternyata Oknum TNI AL

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved