Viral Medsos
Kakek Pemulung Bawa Uang Koin Sekarung Beli Ponsel, Hadiah Ultah Cucu, Reaksi Penjual Meski Merugi
Terlebih, sejak Februari saat dibuka pertama gerai tersebut, kakek itu yang membersihkan sisa barang di sekitar konter tersebut.
Harga ponsel yang diberikan berkisar Rp 1,9 juta.
Sedangkan jumlah uang koin di dalam karung diperkirakan sekitar Rp 600.000.
“Kami belum hitung uang koin itu. Saya bilang ya sudah enggak masalah, terima saja. Terus kami kasih ponsel baru dan uang Rp 200.000,” aku Rahman.
• KM Harapan Kita Tenggelam Dihantam Cuaca Buruk di Perairan Nias, 9 Nelayan Hilang
Rahman mengaku kerap melihat kakek tersebut lalu lalang di depan konternya.
Terlebih, sejak Februari saat dibuka pertama gerai tersebut, kakek itu yang membersihkan sisa barang di sekitar konter tersebut.
Yatmin bersama istri Lasinem (52) merantau ke Samarinda sejak 1993.
Keduanya dari Purwodadi, Jawa Tengah.
Di Samarinda, Lasinem menjual buah keliling, sedangkan Yatmin menjadi pemulung.
• Dilaporkan ke Dewas, Firli Bahuri: Jika Odin Turun dari Asgard ke Bumi Jadi Ketua KPK Tetap Dikritik
kisah lain
Viral Uang Koin Rp 1.000 Kelapa Sawit Dijual hingga Rp 100 Juta
Dalam pekan ini, media sosial tengah diramaikan dengan harga jual uang koin pecahan Rp 1.000 bergambar kelapa sawit.
Di beberapa marketplace, ada yang menjual satu keping koin Rp 1.000 kelapa sawit keluaran tahun 1993 dengan harga hingga Rp 100.000.000.
Kolektor uang ada yang menganggap harga ini tak wajar, mengingat koin kelapa sawit itu bukan tergolong koleksi yang banyak dicari.
Penjualan koin dengan harga fantastis itu diduga untuk menaikkan nilainya di pasar uang lama.
Saat diminta tanggapan mengenai ramainya jual-beli uang koin Rp 1.000 kelapa sawit ini, Kepala Humas Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, uang koin tahun emisi 1993 dengan gambar kelapa sawit masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sampai saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kakek-pemulung-belikan-cucu-handphone-baru.jpg)