Bocah 12 Tahun Asal Medan Tewas Tenggelam di Danau Toba, Baru Ketahuan Setelah Nakhoda Kapal Teriak

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun tewas tenggelam saat berwisata bersama keluarga kawasan danau Toba, tepatnya di Pantai Kasih, Parapat.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan/Ist
Bocah usia 12 tahun, warga Kota Medan, tewas tenggelam saat berenang di Danau Toba, Parapat, Simalungun, Minggu (14/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, PARAPAT - Berita duka datang dari lokasi wisata Parapat, Kabupaten Simalungun, Danau Toba.

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun tewas tenggelam saat berwisata bersama keluarga di Pantai Kasih, Jalan Marihat, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipanganbolon.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Tewasnya Afwan Yasir Hasibuan (12) warga Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Area, Kota Medan diketahui setelah Coky Situmorang (40) , seorang nakhoda kapal berteriak.

"Anak siapa ini," teriaknya sembari melompat ke dalam air untuk mengangkat korban.

Warga Medan Kena Corona Melonjak 10 Kali Lipat Kurun Pertengahan Mei Hingga Juni, Ini Kata Akhyar

UPDATE Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 di Sumut, Total Mencapai 872 Orang, Korban Meninggal 60

KPK Sebut Kota Medan Nomor Satu Terbanyak Keluhan Bansos, Ini Tanggapan Gugus Tugas Medan

Informasi dihimpun, awalnya rombongan keluarga dari Medan itu tiba pada hari Minggu (14/6/2020) sekira pukul 12.00WIB.

Selanjutnya sekitar pukul 12.20 WIB, Darhot Hasibuan (44), orangtua korban, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru itu berenang bersama anaknya dan anggota keluarga yang lain.

Namun sekitar 10 menit berenang, Darhot Hasibuan keluar dari danau dan meninggalkan anaknya berenang bersama anggota keluarga yang lain.

Tak ada satu pun dari mereka yang menyadari bahwa Yasir Hasibuan telah tenggelam.

Peristiwa nahas itu baru diketahui setelah seorang nakhoda kapal berteriak dan mengangkat anak itu.

Tubuh Yasir Hasibuan diangkat dari air dan diberikan pertolongan darurat lalu dibawa ke UGD RSU Parapat dengan mengunakan speedboat.

Namun, sesampaiya di UGD RSU Parapat, dokter menyatakan anak itu telah meninggal dunia.

Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Parapat, Polres Simalungun.

Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim membenarkan adanya peristiwa tersebut.

HOREE Film Milea Hadir Hibur Masyarakat Saat Memasuki New Normal, Tonton Lewat Aplikasi Klik Film

SAH Tahun Ini USU Adakan Wisuda Online Wisudawan Diajak Kumpulkan Video Kenakan Toga Durasi 20 Detik

SOMBONG Sementang Naik Brompton, Kawanan Goweser Ini Bawa Sepeda Masuk Kafe Karena Takut Hilang

(jun-tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved