4 Kelompok Ini Disebut-sebut Ingin Menjatuhkan Pemerintahan Jokowi, Di Antaranya yang Haus Kekuasaan

Kelompok ini ingin memakai sejumlah isu sebagai materi provokasi dan propaganda politik.

Editor: AbdiTumanggor
Kompas.com
Presiden Jokowi didampingi Kapolri dan Panglima TNI 

Mereka juga pengacau karena ingin mempertanyakan Kembali Pancasila sebagai ideologi negara.

Ada intensi untuk menuduh Pancasila sebagai bukan ideologi.

Mereka juga 'pemburu rente' karena memiliki orientasi mencari keuntungan finansial.

“Ada bandar di balik gerakan mereka, mulai dari bandar menengah sampai bandar papan atas."

"Bandar menengah misalnya oknum pengusaha pom bensin dan perkebunan asal Bengkulu, dan bandar papan atas yang tak perlu saya sebutkan di sini,” beber Boni Hargens.

Ia pun menyayangkan salah satu tokoh agama yang ia duga ikut terlibat di dalamnya.

“Beliau kan panutan umat, tokoh yang didengar banyak orang."

"Tak bijak jika ikut berkecimpung memperkeruh kolam yang bersih."

"Negara ini butuh negarawan dari segala lapisan, supaya bisa menjadi bangsa besar."

"Tokoh agama dan intelektual adalah panutan masyarakat."

"Maka, harus ada keteladanan moral dalam bertindak dan berbicara di ruang publik”, kata mantan inisiator relawan Jokowi tersebut.

Boni Hargens juga menyebut sosok lainnya, yang menjadi begitu galak setelah tidak menjadi komisaris salah satu BUMN.

"Kan jadinya ada kesan tidak baik, seolah-olah ada vested interest di balik kritisisme beliau terhadap pemerintah."

"Banyak cara kok untuk memberi masukan pada pemerintah, tanpa harus membuat gelombang keresahan yang merugikan masa depan bangsa dan negara,” tutur Boni Hargens.

TNI AD Tegaskan Akun yang Menghina Presiden Jokowi Adalah Akun Palsu (Akun Hoax), Siap-siap Diciduk

Mantan Komisaris PT Pelindo I Refly Harun Jelaskan Mekanisme Pemberhentian Presiden

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menanggapi maraknya isu pemakzulan Presiden yang berkembang akhir-akhir ini.

Sumber: Warta kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved