Derita Sang Anak Saksikan Ibu Dianaya Ayah, Rekam Kepala Dihempaskan ke Tembok, Gegara Uang Belanja

Dalam video yang dilihat Kompas.com, salah satu tindakan sang suami, yakni menghempaskan kepala istrinya tembok rumahnya.

iStock
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com -  Sebuah video seorang suami tega menganiaya istrinya diduga karena gara-gara minta uang belanja kebutuhan dapur menjadi viral.

Video aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Video direkam oleh anak korban dan diposting di akun Facebooknya, Ratu Mudah, hingga beredar luas di media sosial.

Nasib Wanita Pemenang Lotere Rp 32 Miliar, Hidupnya Justru Berantakan hingga Rumah Tangga Pun Hancur

Sering Sakit hingga Ingin Terjun ke Dunia Politik, Deretan Selebriti Ini Putuskan Ganti Nama

Apapun alasannya suami-istri janganlah bertengkar di depan anak. Setiap anak punya masa depannya sendiri.

Apalagi di zaman serba digital sekarang ini, pertengkaran orangtua, bisa saja direkam anaknya.

Seperti yang terjadi baru-baru ini di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Dalam video yang dilihat Kompas.com, salah satu tindakan sang suami, yakni menghempaskan kepala istrinya tembok rumahnya.

Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak saat dihubungi Kompas.com membenarkan adanya dugaan KDRT tersebut.

"Kami tahunya dari video viral itu juga. Jadi, kita carilah ke Desa Muara Dilam," ujar Sihol melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2020).

Spekulasi Muncul, Taktik Prabowo-Megawati di Perjanjian Batu Tulis 2009, Puan Diusung Pilpres 2024?

Ahli Ini Ungkap 6 Cara Dapatkan Tidur Berkualitas Ketika Pandemi CoVID-19, Nomor 4 Paling Penting.

Setelah dilakukan pencarian, lanjut dia, petugas menemukan lokasi kejadian di perumahan PT SAM, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam.

Korban berinisial ML (35) dan suami terduga pelaku berinisial DPH (40).

Mereka ini karyawan perusahaan sawit PT SAM di avdeling satu.

"Pada saat kami ke sana kemarin, suami tidak ada di rumah. Tapi, sejauh ini belum ada laporan dari pihak korban," kata Sihol.

Spekulasi Muncul, Taktik Prabowo-Megawati di Perjanjian Batu Tulis 2009, Puan Diusung Pilpres 2024?

Sihol menjelaskan, peristiwa dugaan KDRT itu terjadi pada Sabtu (30/5/2020) sekitar jam 07.00 WIB.

Korban awalnya meminta uang

Berdasarkan keterangan korban, awalnya meminta uang kepada suaminya untuk membeli kebutuhan dapur.

Namun, suaminya tidak memberi uang sehingga mereka bertengkar adu mulut.

"Karena tak diberikan uang, istrinya bilang mau pergi kerja juga. Istrinya itu karyawan juga bagian pemupukan," sebut Sihol.

Gadis India Ini Terima Donor Tangan antar Gender Pertama, Perubahan Warna Kulitnya Jadi Sorotan

Tak lama setelah itu, lanjut dia, korban menghubungi mandornya untuk minta dijemput dan diantar ke tempat kerja.

Mendengar istrinya minta jemput sama mandor, suaminya langsung marah.

"Kau bukan mau kerja kau, enggak-enggak aja kerja kau, kata suaminya. Lalu, menjambak rambut korban dan dibanting ke tembok baru dihempaskan kepalanya ke lantai," kata Sihol.

Lalu kejadian itu direkan anaknya. Sang anak rekam KDRT karena tak tahan kelakuan ayahnya.

Apakah Semua Makanan Bisa Dibekukan dalam Freezer? Berikut Faktanya

Pada saat keributan terjadi, sambung dia, salah satu anak perempuannya merekam video pertengkaran orangtuanya.

Saat itu juga datang satu anaknya yang laki-laki melerai. Setelah itu, pelaku langsung pergi.

Pihak kepolisian juga meminta keterangan anak korban yang merekam video dan menyebarkan ke media sosial.

"Anaknya mengaku sudah tidak tahan melihat bapaknya memukul ibunya dan belanja tidak pernah dikasih, itu pengakuannya," kata Sihol.

Ingat Raeni, Anak Penarik Becak yang Kuliah S3 di Inggris? Lihat Foto-fotonya Kini Makin Sukses

Pihaknya kemudian menyarankan korban untuk membuat laporan polisi, supaya masalah itu diselesaikan secara hukum.

Namun, kata Sihol, korban sempat pikir-pikir melaporkan suaminya.

"Jadi, rencananya hari ini korban mau buat laporan. Kalau buat laporan kita terima untuk dilakukan penyelidikan. Dalam kasus ini kita melibatkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan PPA (Perlindungan Anak dan Perempuan) Polres Rohul," kata Sihol.

Sejauh ini, tambah dia, keberadaan pelaku korban belum diketahui. Sejak kejadian, pelaku sudah tidak pulang ke rumah.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Suami Aniaya Istri Diduga gara-gara Uang Belanja, Direkam Anak

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved